Arti Kata "jelepak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jelepak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jelepak

je·le·pak v, men·je·le·pak v merata (tt warna rambut yg sudah putih): rambutnya putih ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jelepak"

📝 Contoh Penggunaan kata "jelepak" dalam Kalimat

1.Rambutnya menjelepkah karena pengaruh sinar matahari terik yang terus-menerus.
2.Ibu menjelepkah rambutnya dengan pewarnaan alami dan biaya murah.
3.Kisah klasik tentang raja yang menjelepkah rambutnya dan menjadi orang yang berhati baik.
4.Dalam pelajaran fisika, siswa diajarkan tentang cara menjelepkah cahaya dengan menggunakan prisma.
5.Ketika dia menjelepkah rambutnya kewarna hitam, dia merasa lebih percaya diri.

📚 Artikel terkait kata "jelepak"

Mengenal Kata 'jelepak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jelepak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jelepak" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi apakah Anda sudah tahu apa maknanya? Kata ini berasal dari bahasa Sunda, yaitu jelepek, yang berarti rambut yang sudah memutih. Dalam konteks ini, kata "jelepak" digunakan untuk menggambarkan rambut yang telah memutih atau berwarna putih, biasanya sebagai tanda proses penuaan.

Sejarah dan Konteks

Penggunaan kata "jelepak" dapat ditemukan dalam beberapa budaya dan bahasa di Indonesia, seperti bahasa Sunda, bahasa Jawa, dan bahasa Madura. Di beberapa daerah, kata ini digunakan sebagai hinaan atau stereotip terhadap orang yang telah memasuki usia lanjut. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan kata "jelepak" telah berubah menjadi lebih positif dan dianggap sebagai simbol kearifan dan pengalaman hidup.

Penggunaan dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "jelepak" dalam kalimat yang alami: - Rambutnya sudah jelepak, tapi dia masih memiliki semangat hidup yang kuat. - Ibu saya sudah jelepak, tapi dia masih bisa bekerja dengan baik. - Dia merasa bangga karena rambutnya masih berwarna hitam dan tidak jelepak.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "jelepak" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan etika. Dalam beberapa budaya, rambut yang jelepak dianggap sebagai simbol kearifan dan pengalaman hidup. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "jelepak" agar tidak salah gunakan dan tidak menimbulkan persepsi negatif.