Arti Kata "juru teriak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "juru teriak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

juru teriak

orang yang bertugas mengajak para penonton untuk menyaksikan pertunjukan drama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "juru teriak"

📝 Contoh Penggunaan kata "juru teriak" dalam Kalimat

1.Pertunjukan teater itu akan dibuka oleh seorang juru teriak yang berpengalaman.
2.Sebagai mahasiswa teater, dia harus memahami peran juru teriak dalam pertunjukan teater.
3.Di masa lalu, juru teriak sering digunakan dalam pertunjukan teater tradisional.
4.juru teriak memiliki peran penting dalam mengatur suasana di pertunjukan teater.
5.Dalam buku teater yang ditulis oleh para tokoh seni, peran juru teriak sering dibahas sebagai bagian penting dari proses pertunjukan.

📚 Artikel terkait kata "juru teriak"

Mengenal Kata 'juru teriak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Juru Teriak" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum

Juru teriak adalah istilah yang sudah ada sejak lama dalam dunia seni pertunjukan di Indonesia. Dalam konteks sejarah, kata ini merujuk pada orang yang bertugas mengajak para penonton untuk menyaksikan pertunjukan drama, seperti wayang kulit atau sandiwara. Mereka berperan sebagai perantara antara pengiring musik dan penonton, dengan tujuan untuk meningkatkan antusiasme dan partisipasi penonton dalam menikmati pertunjukan.

Contoh Penggunaan Kata Juru Teriak

Dalam kehidupan sehari-hari, kata juru teriak masih digunakan dalam konteks yang berbeda. Misalnya, ketika kita menghadiri sebuah acara yang melibatkan pertunjukan drama, seperti pertunjukan teater atau konser musik. Dalam situasi seperti itu, juru teriak bertugas untuk mengajak penonton untuk menyaksikan pertunjukan dengan lebih antusias. Contoh kalimat penggunaan kata juru teriak adalah: "Juru teriak itu berteriak keras untuk mengajak penonton untuk menyaksikan pertunjukan teater." atau "Juru teriak meminta penonton untuk tenang dan siap menyaksikan pertunjukan musik."

Relevansi dalam Budaya Indonesia Modern

Kata juru teriak masih relevan dalam budaya Indonesia modern, terutama dalam konteks seni pertunjukan. Dalam beberapa tahun terakhir, industri seni pertunjukan di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan, dengan banyak acara dan pertunjukan yang diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia. Dalam situasi seperti itu, juru teriak berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan kesan pertunjukan, dengan cara mengajak penonton untuk lebih antusias dan partisipatif. Dengan demikian, kata juru teriak tetap relevan dalam budaya Indonesia modern, terutama dalam konteks seni pertunjukan.