Arti Kata "kasus vokatif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kasus vokatif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kasus vokatif

Istilah linguistik bentuk kasus dalam bahasa inflektif untuk menandai orang atau benda yang diajak bicara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kasus vokatif"

📝 Contoh Penggunaan kata "kasus vokatif" dalam Kalimat

1.Kakak, aku menghadiahkan buku ini untukmu.
2.Pak, diajak bicara dengan Anda tentang proyek kerja.
3.Pada pertemuan kali ini, saya akan mengajak teman-teman bicara tentang filosofi hidup.
4.Dalam proses belajar, guru mengajak murid bicara tentang teks novel.
5.Para tamu undangan diundang untuk menghadiri acara pernikahan kita.

📚 Artikel terkait kata "kasus vokatif"

Mengenal Kata 'kasus vokatif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kasus Vokatif" - Pentingnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "kasus vokatif" mungkin kurang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari, tetapi maknanya sangat penting dalam bahasa Indonesia. Istilah linguistik ini merujuk pada **kasus vokatif** sebagai bentuk kasus dalam bahasa inflektif untuk menandai orang atau benda yang diajak bicara. Dalam sejarah bahasa Indonesia, **kasus vokatif** berkembang sebagai cara untuk mengungkapkan perasaan atau tindakan kepada orang atau benda tertentu. Fungsi ini sangat penting dalam berkomunikasi dengan orang lain, terutama dalam konteks formal atau resmi. Dengan menggunakan **kasus vokatif**, seseorang dapat menunjukkan kerendahan hati atau kehormatan kepada orang yang diajak bicara. Berikut beberapa contoh penggunaan **kasus vokatif** dalam kalimat yang alami: - "Halo, apa kabar?" (dalam penggunaan ini, "kabar" menggunakan **kasus vokatif** karena berbicara langsung kepada orang yang ditanya). - "Kakak, tolong bantu saya!" (dalam kalimat ini, "kakak" menggunakan **kasus vokatif** karena menunjukkan kerendahan hati kepada kakak). - "Saya minta maaf kepada teman saya atas kesalahannya." (dalam contoh ini, "teman saya" menggunakan **kasus vokatif** karena menunjukkan kehormatan kepada teman yang bersalah). Dalam kehidupan sehari-hari, **kasus vokatif** sangat penting dalam berkomunikasi dengan orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, menggunakan **kasus vokatif** dapat menunjukkan kerendahan hati, kehormatan, atau perasaan lainnya kepada orang yang diajak bicara. Dengan demikian, **kasus vokatif** menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia yang dapat digunakan dalam berbagai konteks.