Arti Kata "ke -- an" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ke -- an" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ke -- an

1ke -- an konfiks pembentuk verba menderita; mengalami kejadian atau keadaan: kelaparan; kemalaman; keracunan

2ke -- an konfiks pembentuk adjektiva terlalu; terlampau: kekecilan; kesempitan; kekurangan

3ke -- an konfiks pembentuk nomina 1 abstraksi yg mempunyai ciri atau sifat: keadilan; kemanusiaan; 2 tempat: kediaman; kedudukan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ke -- an"

📝 Contoh Penggunaan kata "ke -- an" dalam Kalimat

1.Di tengah kemiskinan, banyak orang mengalami kekurangan pangan.
2.Pengalaman kecelakaan yang dialami oleh anak itu sangat menyakitkan hati orang tuanya.
3.Para dokter harus berhati-hati saat menangani pasien yang mengalami keracunan.
4.Kondisi darurat yang dialami oleh negara itu memerlukan bantuan internasional.
5.Kemiskinan yang dialami oleh keluarga itu membuat mereka harus mencari nafkah dengan berjualan di jalanan.

📚 Artikel terkait kata "ke -- an"

Mengenal Kata 'ke -- an' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ke -- an" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ke -- an" adalah konfiks pembentuk verba menderita yang berarti mengalami kejadian atau keadaan tertentu. Dalam bahasa Indonesia, kata ini telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda untuk menggambarkan situasi atau kondisi yang dialami oleh seseorang atau sesuatu. Konfiks ini memiliki bentuk dasar "-an" yang diikuti oleh kata kerja yang menjadi dasar untuk membentuk verba menderita. Ke -- an dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, kata "menderita" dapat diubah menjadi "menderitaan" dengan menambahkan konfiks "ke -- an". Dalam kalimat, kata "ke -- an" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan atau situasi yang dialami oleh seseorang, seperti "dia mengalami kekecewaan" atau "kota ini mengalami kebencanaan". Kata "ke -- an" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, kata "kebencian" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan benci atau tidak suka terhadap seseorang atau sesuatu. Dalam konteks sosial, kata "kekecewaan" dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak puas atau kecewa terhadap suatu kejadian atau keadaan. Dengan demikian, kata "ke -- an" memiliki peran penting dalam menggambarkan keadaan atau situasi dalam bahasa Indonesia.