Arti Kata "kefasihan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kefasihan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kefasihan

ke.fa.sih.an Nomina (kata benda) perihal fasih (dalam berbahasa, berbicara, dan sebagainya) : pada masa kampanye para pemimpin partai memperdengarkan kefasihan lidah mereka dalam berpidato

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kefasihan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kefasihan" dalam Kalimat

1.Dalam pidato presiden, terdapat kefasihan yang mengesankan para penonton.
2.Para selebriti harus memiliki kefasihan dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.
3.kefasihan berbicara seseorang dapat mempengaruhi kesan orang lain terhadapnya.
4.Dalam konteks akademis, kefasihan penulis dapat memberikan kualitas yang lebih baik pada penulisan ilmiah.
5.kefasihan dalam berbahasa adalah salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh seorang narator film.

📚 Artikel terkait kata "kefasihan"

Mengenal Kata 'kefasihan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kefasihan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kefasihan" memiliki makna yang sangat penting dalam konteks berbahasa dan berbicara. Dalam arti resmi, kefasihan diartikan sebagai kemampuan untuk berbicara atau berbahasa dengan lancar dan jelas, tanpa kesukaran atau kekacauan. Dalam sejarah Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kemampuan para pemimpin partai dalam berpidato dan berkomunikasi dengan masyarakat. Pada masa kampanye, para pemimpin partai sering memperdengarkan **kefasihan lidah** mereka dalam berpidato, sehingga mampu memenangkan hati masyarakat. Dengan demikian, kata kefasihan menjadi sangat relevan dalam konteks politik dan sosial. Selain itu, kefasihan juga sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam berkomunikasi dengan keluarga, teman, dan rekan kerja. Contoh penggunaan kata kefasihan dalam kalimat yang alami adalah seperti ini: "Dia memiliki **kefasihan** berbicara yang luar biasa, sehingga mampu membuat audiens terkesan." atau "Ketua partai tersebut memiliki **kefasihan** dalam berpidato, sehingga mampu memenangkan hati masyarakat." Dengan demikian, jelas bahwa **kefasihan** adalah kemampuan yang sangat penting dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, **kefasihan** juga sangat relevan dalam budaya Indonesia modern. Dalam banyak kesempatan, seperti dalam berpidato, berbicara di depan umum, atau bahkan dalam berkomunikasi dengan orang lain, **kefasihan** sangat penting untuk menunjukkan kemampuan berbicara dan berbahasa yang jelas dan lancar. Dengan demikian, jelas bahwa **kefasihan** adalah salah satu kemampuan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.