Arti Kata "kejawen" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kejawen" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kejawen

ke·ja·wen /kejawén/ n segala yg berhubungan dng adat dan kepercayaan Jawa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kejawen"

📝 Contoh Penggunaan kata "kejawen" dalam Kalimat

1.Kebudayaan kejawen Jawa memiliki pengaruh yang signifikan dalam perkembangan bahasa Indonesia.
2.Banyak masyarakat Jawa yang masih menjalankan tradisi kejawen dalam kehidupan sehari-hari.
3.Pada acara kesenian kejawen, penari menampilkan gerakan yang kompleks dan indah.
4.Pendidikan kejawen di sekolah menengah memberikan pengetahuan tentang sejarah dan budaya Jawa.
5.Kebudayaan kejawen Jawa juga mempengaruhi arsitektur bangunan-bangunan tradisional di Indonesia.

📚 Artikel terkait kata "kejawen"

Mengenal Kata 'kejawen' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kejawen" - Inspirasi dari Budaya Jawa

Kata "kejawen" seringkali digunakan dalam konteks budaya Jawa, tetapi apa sebenarnya maknanya? Secara resmi, kejawen merupakan kata yang merujuk kepada segala hal yang terkait dengan adat dan kepercayaan Jawa. Konsep ini telah ada sejak zaman kerajaan Majapahit, ketika budaya Jawa mulai berkembang dan menyebar ke seluruh Nusantara. Dalam sejarah, kejawen memiliki peran penting dalam membentuk identitas budaya Jawa. Budaya yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat Jawa, mulai dari adat istiadat, hingga kepercayaan spiritual. Dengan demikian, kejawen bukan hanya sebagai konsep budaya, tetapi juga sebagai identitas yang kuat bagi masyarakat Jawa. Kejawen juga dapat dilihat dalam penggunaan sehari-hari. Misalnya, orang Jawa sering menggunakan istilah "sawis" (berkumpul) dalam kegiatan adat seperti pernikahan atau upacara lainnya. Atau, mereka juga menggunakan kata "kangen" (suka) untuk mengungkapkan rasa cinta dan kasih sayang. Dengan demikian, kejawen tidak hanya sebagai konsep budaya, tetapi juga sebagai bahasa yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kejawen masih memiliki pengaruh yang signifikan. Banyak orang yang masih menjaga tradisi dan adat istiadat Jawa, serta menggunakan bahasa dan istilah yang khas. Dengan demikian, kejawen menjadi identitas yang kuat bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang memiliki keturunan Jawa.