Arti Kata "keonaran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keonaran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keonaran

ke.o.nar.an Nomina (kata benda) kegemparan; kerusuhan; keributan: keonaran itu baru dapat diatasi setelah polisi bertindak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keonaran"

📝 Contoh Penggunaan kata "keonaran" dalam Kalimat

1.Pada hari itu, kota mengalami keonaran besar karena protes warga terhadap kebijakan pemerintah.
2.Kerusuhan di lapangan sepak bola itu merupakan contoh keonaran yang bisa terjadi di mana-mana.
3.Sebagai warga, saya tidak ingin melihat keonaran seperti itu terjadi lagi di kota tempat saya tinggal.
4.Pada masa lalu, keonaran di kota itu terjadi karena perbedaan antara pemeluk agama yang berbeda.
5.Pemerintah harus segera mengatasi keonaran yang terjadi di kampus itu agar tidak menyebar ke masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "keonaran"

Mengenal Kata 'keonaran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "keonaran" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "keonaran" sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang penuh kegaduhan dan kekacauan. Dalam konteks historis, keonaran sering terjadi dalam masa-masa perubahan politik atau sosial yang signifikan. Misalnya, pada masa pergerakan nationalis di Indonesia pada tahun 1940-an, keonaran sering terjadi sebagai reaksi terhadap penjajahan Belanda. Dalam konteks sosial, keonaran dapat terjadi dalam bentuk perdebatan panas di masyarakat atau kerusuhan yang meluas. Contoh penggunaan kata "keonaran" dalam kalimat yang alami adalah: "Keonaran di kota itu baru dapat diatasi setelah polisi bertindak dengan tegas." Selain itu, "Kerusuhan di pasar itu akhirnya menimbulkan keonaran yang meluas, membuat para pedagang dan pembeli terkena dampaknya." Dengan demikian, kata "keonaran" dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai situasi yang penuh kegaduhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "keonaran" dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai situasi yang tidak stabil atau berpotensi menyebabkan kegaduhan. Misalnya, keonaran di media sosial dapat terjadi sebagai reaksi terhadap berita atau informasi yang tidak akurat. Dalam budaya Indonesia modern, keonaran sering dianggap sebagai hal yang negatif, karena dapat menyebabkan kekacauan dan kerusakan. Oleh karena itu, penting untuk menghindari situasi yang dapat menyebabkan keonaran dan bekerja sama untuk menciptakan keamanan dan ketenteraman.