Arti Kata "kesinoniman" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kesinoniman" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kesinoniman

ke.si.no.nim.an Nomina (kata benda) perihal sinonim; hubungan antara sinonim

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kesinoniman"

📝 Contoh Penggunaan kata "kesinoniman" dalam Kalimat

1.Dalam teks sastra, penggunaan kata benda "kesinoniman" sangat efektif untuk menggambarkan hubungan antara kata-kata yang memiliki makna sama.
2.Dalam konteks pendidikan, guru menjelaskan konsep kesinoniman sebagai hubungan antara kata-kata yang memiliki makna yang sama tetapi dengan sudut pandang yang berbeda.
3.Penggunaan kata "kesinoniman" dalam bahasa Indonesia sangat membantu dalam memahami hubungan antara kata-kata yang memiliki makna yang sama.
4.Dalam bahasa Indonesia baku, "kesinoniman" digunakan untuk mendeskripsikan hubungan antara kata-kata yang memiliki makna yang sama dalam konteks tertentu.
5.Dalam analisis bahasa, kesinoniman digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara kata-kata yang memiliki makna yang sama tetapi dengan penggunaan yang berbeda.

📚 Artikel terkait kata "kesinoniman"

Mengenal Kata 'kesinoniman' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kesinoniman" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kesinoniman" mungkin masih asing di telinga kita, tetapi maknanya sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Secara resmi, **kesinoniman** merupakan kata benda yang menggambarkan hubungan antara sinonim. Dalam konteks historis, konsep kesinoniman mulai berkembang pada abad ke-19, ketika para ilmuwan mulai memahami bahwa kata-kata dapat memiliki makna yang sama atau hampir sama. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata-kata yang memiliki makna yang sama, seperti "gembira" dan "bahagia". Ini merupakan contoh **kesinoniman**, karena keduanya memiliki makna yang hampir sama. Contoh lainnya adalah kata "besar" dan "lebih besar", yang juga termasuk dalam **kesinoniman** karena memiliki makna yang sama. Dalam budaya Indonesia modern, konsep **kesinoniman** sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kita sering menggunakan kata-kata yang memiliki makna yang sama untuk mengungkapkan perasaan atau pikiran kita. Misalnya, kita mungkin menggunakan kata "senang" dan "gembira" untuk mengungkapkan perasaan kita ketika kita mendapat kabar baik. Ini merupakan contoh **kesinoniman** yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami konsep **kesinoniman**, kita dapat lebih memahami makna kata-kata yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. **Kesinoniman** bukan hanya tentang kata-kata yang memiliki makna yang sama, tetapi juga tentang bagaimana kita menggunakan kata-kata untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran kita.