Arti Kata "ketam mulut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ketam mulut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ketam mulut

kejang mulut; terkancing gigi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ketam mulut"

📝 Contoh Penggunaan kata "ketam mulut" dalam Kalimat

1.Ketika anak itu makan terlalu cepat, dia mengalami ketam mulut yang menyakitkan.
2.Di klinik gigi, dokter menemukan pasien memiliki gejala ketam mulut yang berulang kali.
3.Ibu meminta anaknya untuk menghindari makanan yang dapat menyebabkan ketam mulut pada malam hari.
4.Pada pemeriksaan, dokter menemukan bahwa pasien menderita penyakit ketam mulut karena peradangan.
5.ketam mulut yang dialami oleh pasien ini dapat menyebabkan sakit kepala dan kesulitan menelan.

📚 Artikel terkait kata "ketam mulut"

Mengenal Kata 'ketam mulut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ketam mulut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ketam mulut" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang mengalami kejang mulut atau terkancing gigi. Secara historis, konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika orang-orang menggunakan istilah ini untuk menggambarkan kondisi yang tidak nyaman dan tidak dapat dikendalikan. Dalam konteks sosial, kata "ketam mulut" sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak nyaman atau tidak dapat diatasi. Misalnya, ketika seseorang mengalami stres atau kecemasan, mereka mungkin akan mengalami ketam mulut yang membuat mereka tidak dapat bicara atau mengambil napas. Dalam konteks ini, kata "ketam mulut" digunakan untuk menggambarkan kondisi yang tidak nyaman dan tidak dapat dikendalikan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "ketam mulut" dalam kalimat yang alami: - Saya merasa sangat ketam mulut saat menerima berita buruk tersebut. - Ibu saya suka mengatakan bahwa saya memiliki ketam mulut saat saya tidak sengaja mengatakan hal yang tidak tepat. - Setelah kecelakaan, saya mengalami ketam mulut dan tidak dapat bicara. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ketam mulut" memiliki relevansi yang signifikan, terutama dalam situasi yang tidak nyaman atau tidak dapat diatasi. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi yang tidak nyaman dan tidak dapat dikendalikan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks dari kata "ketam mulut" agar dapat digunakan dengan tepat dalam berbagai situasi.