Arti Kata "tangsel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tangsel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tangsel

tang·sel n ganjal; baji; sumbat;
me·nang·sel v 1 mengganjal; membaji; 2 mengisi; 3 menyumbat;
~ mulut 1 mengisi mulut (dng makanan); 2 menyumbat mulut; ~ perut mengisi perut; mengganjal perut (supaya tidak lapar)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tangsel"

📝 Contoh Penggunaan kata "tangsel" dalam Kalimat

1.Pada umumnya, orang mengatakan bahwa tangsel makanan yang lezat akan mengganjal perut.
2.Pengajar menginstruksikan murid untuk tidak membaja saat jam istirahat karena mengganjal perut.
3.Warga mengeluhkan bahwa tangsel pipa air dari jaringan kota menyumbat air ke rumahnya.
4.Penggunaan tangsel pipa air yang tidak tepat dapat menyebabkan kebocoran, sehingga harus diganti dengan yang baru.
5.Pada saat makan malam, ibu meminta anaknya untuk tidak menangsel mulut dengan makanan yang terlalu berat.

📚 Artikel terkait kata "tangsel"

Mengenal Kata 'tangsel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tangsel" - Inspirasi dalam Berbagai Konteks

Kata "tangsel" memiliki makna umum yang luas dalam Bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini memiliki arti sebagai ganjal, baji, atau sumbat. Dalam konteks sejarah, kata tangsel telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda, ketika kata ini digunakan untuk menggambarkan proses mengisi atau menyumbat suatu tempat atau objek. Dalam konteks sosial, kata tangsel juga memiliki makna yang lebih dalam, seperti mengisi kebutuhan atau mengganjal perut untuk menghindari lapar. Dalam kehidupan sehari-hari, kata tangsel dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, seseorang dapat mengatakan "Saya akan membeli tangsel makanan untuk diisi ke dalam mangkuk" atau "Dia menggunakan tangsel paku untuk mengganjal pintu". Dalam kalimat lain, seseorang dapat mengatakan "Dia makan tangsel goreng untuk mengisi perutnya" atau "Saya akan menggunakan tangsel bahan untuk menyumbat lubang". Kata tangsel juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks makanan, kata tangsel digunakan untuk menggambarkan proses mengisi atau menyumbat suatu makanan. Misalnya, seseorang dapat mengatakan "Saya akan membuat tangsel nasi goreng untuk diisi ke dalam mangkuk". Dalam konteks lain, kata tangsel digunakan untuk menggambarkan proses mengganjal atau menyumbat suatu objek. Misalnya, seseorang dapat mengatakan "Dia menggunakan tangsel paku untuk mengganjal pintu". Dalam kesimpulan, kata tangsel memiliki makna yang luas dan relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dengan memahami makna dan konteks kata tangsel, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih efektif dan akurat dalam berbagai situasi.