Arti Kata "klausa terikat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "klausa terikat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

klausa terikat

klausa yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal mandiri, menjadi bagian klausa lain atau bagian dari kalimat majemuk bertingkat; klausa terikat transitif klausa yang Verbanya selalu disertai objek, misalnya mereka memilih perempuan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "klausa terikat"

📝 Contoh Penggunaan kata "klausa terikat" dalam Kalimat

1.Dalam rapat tersebut, mereka memutuskan untuk meninggalkan proyek tersebut.
2.Dalam kalimat tersebut, klausa "memutuskan untuk meninggalkan proyek tersebut" adalah klausa terikat karena tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal.
3.Siswa-siswa harus menyelesaikan tugas tersebut sebelum mereka bisa pergi bermain.
4.Pengadilan menemukan bahwa pelaku adalah yang bertanggung jawab atas kejahatan tersebut.
5.Dalam proses pembelajaran, guru memberikan tugas-tugas yang harus diselesaikan oleh siswa dalam waktu tertentu.

📚 Artikel terkait kata "klausa terikat"

Mengenal Kata 'klausa terikat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "klausa Terikat" - Struktur Kalimat yang Lebih Jelas

Dalam bahasa Indonesia, kita seringkali mendengar kata "klausa" yang berarti unit kalimat yang terdiri dari kata benda, kata kerja, dan objek. Namun, apa itu klausa terikat? Secara resmi, klausa terikat adalah klausa yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal mandiri, menjadi bagian klausa lain atau bagian dari kalimat majemuk bertingkat.

Definisi dan Sejarah Klausa Terikat

Klausa terikat memiliki sejarah panjang dalam analisis sintaksis bahasa. Dalam bahasa Latin, kata "clausa" berarti "kunci" atau "penutup", yang mengacu pada konsep bahwa klausa terikat adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari klausa lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, klausa terikat seringkali digunakan untuk menyebutkan klausa yang memiliki hubungan dengan klausa lainnya, seperti klausa subjektif atau klausa predikatif.

Contoh Penggunaan Kata Klausa Terikat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata klausa terikat dalam kalimat yang alami: * Mereka memilih perempuan yang paling cantik sebagai model iklan. Dalam contoh ini, klausa "mengenai perempuan yang paling cantik" adalah klausa terikat karena tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal mandiri. * Saya mencoba untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru. Dalam contoh ini, klausa "mencoba untuk menyelesaikan tugas" adalah klausa terikat karena memiliki hubungan dengan klausa "yang diberikan oleh guru". * Mereka membeli mobil yang baru di showroom terdekat. Dalam contoh ini, klausa "yang baru" adalah klausa terikat karena tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal mandiri.

Relevansi Klausa Terikat dalam Kehidupan Sehari-Hari

Klausa terikat merupakan konsep yang sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam komunikasi, klausa terikat dapat membantu kita untuk menyampaikan maksud yang lebih jelas dan efektif. Dalam konteks budaya Indonesia modern, klausa terikat juga dapat digunakan untuk meningkatkan daya ungkap bahasa Indonesia. Dengan memahami konsep klausa terikat, kita dapat menjadi lebih berkomunikasi yang efektif dan efisien dalam berbagai situasi.