Arti Kata "konglomerasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "konglomerasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

konglomerasi

kong·lo·me·ra·si n keutuhan yg terjadi dr bermacam-macam unsur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "konglomerasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "konglomerasi" dalam Kalimat

1.Di Indonesia, terdapat beberapa konglomerasi perusahaan yang memiliki dampak besar pada perekonomian nasional.
2.Dalam industri pertambangan, konglomerasi perusahaan menciptakan persaingan yang ketat bagi perusahaan kecil.
3.konglomerasi perusahaan yang berskala besar sering kali mengalami kesulitan dalam merekrut tenaga kerja karena persaingan yang ketat.
4.Dalam konteks sejarah, konglomerasi kekuasaan oleh beberapa individu atau kelompok telah menyebabkan perubahan besar dalam masyarakat.
5.Pada era modern, konglomerasi teknologi telah membawa perubahan besar dalam cara kita hidup dan berinteraksi satu sama lain.

📚 Artikel terkait kata "konglomerasi"

Mengenal Kata 'konglomerasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Konglomerasi" - Konsep yang Mengubah Dunia

Kata "konglomerasi" seringkali digunakan dalam konteks bisnis dan ekonomi, tetapi apakah Anda sudah tahu apa itu konglomerasi? Dalam arti resmi, konglomerasi adalah keutuhan yang terjadi dari berbagai unsur. Konsep ini pertama kali dikembangkan pada abad ke-19 dan kemudian berkembang pesat pada abad ke-20. Konglomerasi seringkali terkait dengan perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kekuatan ekonomi yang signifikan dan kontrol atas berbagai aspek industri. Dalam prakteknya, konglomerasi dapat dilihat dalam berbagai bentuk, mulai dari perusahaan yang memiliki kekuatan dominan dalam industri, hingga perusahaan yang memiliki kontrol atas berbagai aspek ekonomi. Dalam beberapa kasus, konglomerasi dapat menyebabkan ketidaksetaraan ekonomi dan ketergantungan antara perusahaan-perusahaan kecil dan besar. Konglomerasi tidak hanya terjadi dalam dunia bisnis, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan. Contohnya, dalam konteks politik, konglomerasi dapat terjadi dalam bentuk aliansi antara partai-partai politik untuk mencapai tujuan yang sama. Dalam konteks budaya, konglomerasi dapat terjadi dalam bentuk perpaduan antara budaya-budaya yang berbeda untuk menciptakan sesuatu yang baru dan unik. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "konglomerasi" dalam kalimat yang alami: - Perusahaan besar melakukan konglomerasi dengan membeli perusahaan kecil untuk memperluas jaringan bisnisnya. - Pada abad ke-19, konglomerasi industri terjadi ketika para kapitalis besar membangun pabrik-pabrik dan menguasai pasar. - Dalam konteks politik, konglomerasi dapat terjadi ketika para partai politik bergabung untuk mencapai tujuan yang sama. Dalam kehidupan sehari-hari, konglomerasi dapat terjadi dalam bentuk perpaduan antara budaya-budaya yang berbeda untuk menciptakan sesuatu yang baru dan unik. Contohnya, dalam konteks makanan, konglomerasi dapat terjadi ketika para penjual makanan tradisional melakukan perpaduan antara bumbu-bumbu dan rempah-rempah untuk menciptakan hidangan yang unik dan lezat.