Arti Kata "gelincir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gelincir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gelincir

ge·lin·cir, meng·ge·lin·cir v menggelingsir; melincir; meleset (krn licin): ia ~ jatuh ketika masuk ke kamar mandi;
meng·ge·lin·cir·kan v melincir; menggelingsirkan; menyebabkan tergelincir: tempat yg licin bisa ~;
ter·ge·lin·cir v 1 terpeleset: krn jalan itu licin, ia jatuh ~; 2 terlanjur terkatakan: kutukan telah ~ keluar dr mulutnya; 3 terjerumus (ke dl dosa, kesalahan, kemusyrikan): kalau tidak waspada, engkau akan ~ ke dunia kemusyrikan; 4 mulai bergeser turun: beberapa menit dr pukul 12.00, matahari ~; 5 cak kalah: dl babak semifinal, ia telah ~;
~ lidah salah bicara; tidak sengaja mengatakan sesuatu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gelincir"

📝 Contoh Penggunaan kata "gelincir" dalam Kalimat

1.Ia menggelincir jatuh ketika masuk ke kamar mandi yang licin.
2.Karena jalan itu licin, ia tergelincir dan jatuh.
3.Kata-kata kutukan telah tergelincir keluar dari mulutnya.
4.Di babak semifinal, ia telah menggelincir dan kalah.
5.Dalam diskusi yang sengit, ia menggelincir lidahnya dan salah bicara.

📚 Artikel terkait kata "gelincir"

Mengenal Kata 'gelincir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gelincir" - Menghindari Terjatuh dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "gelincir" telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang sangat umum digunakan dalam berbagai konteks sehari-hari. Kata ini memiliki makna yang cukup luas, mulai dari arti literal hingga simbolis. Pada awalnya, kata "gelincir" digunakan untuk menggambarkan suatu kejadian yang terjadi karena permukaan yang licin, sehingga membuat seseorang terpeleset atau terjatuh. Contoh penggunaan kata "gelincir" dapat ditemukan dalam berbagai kalimat sehari-hari. Misalnya, "Ia menggelincir ketika masuk ke kamar mandi karena permukaan lantai yang licin". Atau, "Tempat tersebut sangat licin, sehingga aku khawatir akan menggelincir di sana". Dalam contoh-contoh tersebut, kata "gelincir" digunakan untuk menggambarkan suatu kejadian yang terjadi karena permukaan yang licin. Namun, kata "gelincir" juga memiliki makna yang lebih luas dan simbolis. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak direncanakan atau tidak terduga. Misalnya, "Aku telah gelincir dalam percakapan dengan teman aku" atau "Ia telah gelincir dalam ujian karena tidak siap". Dalam contoh-contoh tersebut, kata "gelincir" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terkendali atau tidak terduga. Dalam budaya Indonesia modern, kata "gelincir" masih merupakan bagian dari bahasa yang digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam percakapan sehari-hari, orang sering mengatakan "Aku gelincir dalam ujian ini" atau "Ia gelincir dalam percakapan dengan bosnya". Dalam contoh-contoh tersebut, kata "gelincir" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terkendali atau tidak terduga. Oleh karena itu, penting untuk mengenal makna dan konteks kata "gelincir" agar dapat digunakan dengan tepat dalam berbagai konteks sehari-hari.