Arti Kata "konsul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "konsul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

konsul

kon·sul n orang yg diangkat dan ditugasi sbg wakil pemerintah suatu negara dl mengurus kepentingan perdagangan atau perihal warganegaranya di negara lain;
-- jenderal konsul utama yg ditugasi melaksanakan tugas konsul, di tempat penting, atau yg mempunyai kewenangan membawahkan beberapa konsul

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "konsul"

📝 Contoh Penggunaan kata "konsul" dalam Kalimat

1.Perangkat diplomatik mempekerjakan seorang konsul untuk mengurus kepentingan warga negara di luar negeri.
2.Bapak konsul mengundang masyarakat untuk menghadiri acara peringatan hari kemerdekaan.
3.Dalam buku sejarah, konsul Romawi memainkan peran penting dalam perdagangan dengan negara lain.
4.Pengalaman kerja di kantor konsul membantu saya memahami budaya dan bahasa asing.
5.Pemerintah mempekerjakan seorang konsul utama untuk mengawasi kegiatan konsul di wilayah tersebut.

📚 Artikel terkait kata "konsul"

Mengenal Kata 'konsul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Konsul" - Fungsi dan Perannya dalam Hubungan Internasional

Pemerintah negara-negara di dunia memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kepentingan warganya di luar negeri. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mengangkat seorang konsul. Konsul adalah orang yang diangkat dan ditugasi sebagai wakil pemerintah suatu negara untuk mengurus kepentingan perdagangan atau perihal warganegaranya di negara lain. Dalam sejarah, kata konsul berasal dari bahasa Latin "consul", yang berarti "wakil". Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika negara-negara seperti Romawi memiliki wakil-wakil atau konsul-konsul yang bertugas untuk menjalankan kebijakan pemerintahan di luar negeri. Dalam konteks modern, konsul tetap memiliki peran yang sama, yaitu untuk menjaga kepentingan negara asalnya dan membantu warganya yang berada di luar negeri. Contoh-contoh penggunaan kata konsul dapat dilihat dalam kalimat sebagai berikut: "Konsul Indonesia di Jepang membantu warga Indonesia yang ingin kembali ke Indonesia," atau "Konsul Amerika Serikat di Indonesia membantu warga Amerika yang mengalami masalah di Indonesia." Dalam beberapa kasus, konsul juga dapat berfungsi sebagai perantara antara pemerintah dengan masyarakat, seperti dalam hal yang berkaitan dengan perdagangan, investasi, atau turisme. Dalam kehidupan sehari-hari, konsul memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga hubungan diplomatik antara negara-negara. Mereka juga dapat menjadi sumber informasi yang sangat berguna bagi warga negara asing yang berada di luar negeri. Dalam budaya Indonesia modern, kata konsul telah menjadi istilah yang umum digunakan dalam konteks hubungan internasional dan diplomasi.