Arti Kata "kontekstualisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kontekstualisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kontekstualisme

kon·teks·tu·al·is·me n Ling aliran yg menyelidiki makna dl bahasa dng metode probabilitas dan memusatkan diri pd distribusi formal bentuk bahasa, ujaran, dan hubungan antara ujaran atau wacana dan lingkungan fisik dan sosial

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kontekstualisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "kontekstualisme" dalam Kalimat

1.Pemikiran kontekstualisme dalam filsafat bahasa menekankan pentingnya konteks sosial dan budaya.
2.Ilmu kontekstualisme digunakan dalam bidang linguistik untuk menganalisis makna bahasa dalam konteks sosial dan budaya.
3.Dalam teori sastra, kontekstualisme digunakan untuk memahami makna teks dan hubungannya dengan konteks sejarah dan sosial.
4.Para ahli pendidikan menggunakan kontekstualisme untuk membuat pembelajaran lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
5.Dalam lingkungan akademik, kontekstualisme digunakan dalam ilmu sosial untuk menganalisis pengaruh konteks sosial dan ekonomi terhadap perilaku individu.

📚 Artikel terkait kata "kontekstualisme"

Mengenal Kata 'kontekstualisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kontekstualisme" - Inspirasi Budaya Kontemporer

Kata "kontekstualisme" mungkin familiar di telinga beberapa orang, tetapi sebagian besar masyarakat masih belum memahami maknanya yang lebih dalam. Sebenarnya, kontekstualisme adalah sebuah konsep yang muncul dalam bidang linguistik, yang menyelidiki makna dalam bahasa dengan metode probabilitas. Dalam konteks ini, kontekstualisme memusatkan perhatian pada distribusi formal bentuk bahasa, ujaran, dan hubungan antara ujaran atau wacana dengan lingkungan fisik dan sosial. Dalam sejarahnya, kontekstualisme muncul sebagai sebuah aliran dalam linguistik yang berusaha memahami bagaimana makna bahasa dipengaruhi oleh konteksnya. Aliran ini dikembangkan oleh para linguistik yang berusaha meninggalkan pendekatan tradisional dalam memahami bahasa. Dengan demikian, kontekstualisme memberikan perspektif baru dalam memahami bagaimana bahasa berkaitan dengan realitas sekitar. Contoh penggunaan kata kontekstualisme dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Ahmad memahami bahwa penggunaan bahasa dalam percakapan sehari-hari dipengaruhi oleh kontekstualisme dan membutuhkan pemahaman yang lebih dalam untuk memahami maknanya." "Penelitian tentang kontekstualisme dalam bahasa Indonesia menunjukkan bahwa bahasa Indonesia dipengaruhi oleh budaya dan sejarah Indonesia." Dalam kehidupan sehari-hari, kontekstualisme memiliki relevansi yang signifikan. Dalam komunikasi, kita sering menggunakan bahasa dalam konteks tertentu, seperti dalam percakapan dengan teman atau keluarga. Dalam budaya Indonesia modern, kontekstualisme juga dapat dilihat dalam bentuk budaya dan tradisi yang unik, seperti dalam upacara adat atau festival. Dengan memahami kontekstualisme, kita dapat lebih memahami bagaimana bahasa dan budaya berkaitan dan bagaimana kita dapat menggunakan bahasa dalam konteks yang lebih efektif.