Arti Kata "kovalensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kovalensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kovalensi

ko·va·len·si /kovalénsi/ n Fis valensi yg disebabkan oleh perkongsian pasangan elektron antara dua atom

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kovalensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "kovalensi" dalam Kalimat

1.Dalam kimia, kovalensi terjadi ketika dua atom berbagi pasangan elektron untuk membentuk ikatan kimia yang kuat.
2.Siklus fotosintesis memanfaatkan kovalensi antara molekul air dan karbon dioksida untuk menghasilkan glukosa.
3.kovalensi adalah salah satu aspek penting dalam struktur kimia senyawa kimia alami yang kompleks.
4.Dalam kimia organik, analisis kovalensi dapat membantu peneliti memahami sifat fisik dan kimia senyawa yang terkait.
5.Dalam biologi molekuler, perubahan pada kovalensi antara asam nukleat dapat memiliki implikasi signifikan pada proses replikasi DNA.

📚 Artikel terkait kata "kovalensi"

Mengenal Kata 'kovalensi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kovalensi" dalam Kimia: Pemahaman yang Tepat

Dalam kimia, kovalensi menjadi konsep penting yang menjelaskan fenomena valensi antara atom. Kata ini berasal dari kata "kovalensi" dalam bahasa Inggris, yang berarti "kovalent bonding" atau ikatan kovalen antara atom. Konsep ini diperkenalkan oleh ilmuwan kimia pada abad ke-19, dan sejak itu telah menjadi dasar dalam memahami struktur molekul dan reaksi kimia. Kovalensi dalam kimia adalah fenomena di mana dua atom berbagi pasangan elektron untuk membentuk ikatan kimia yang stabil. Hal ini berbeda dengan ikatan ionik, di mana atom-atom berbagi elektron untuk menciptakan ion-ion yang bermuatan. Dalam kovalensi, atom-atom berbagi pasangan elektron secara simetris, sehingga tidak ada muatan neto yang terbentuk. Contoh penggunaan kovalensi dapat dilihat dalam kimia organik. Di dalam molekul etilena (C2H4), atom karbon berbagi pasangan elektron secara simetris untuk membentuk ikatan kovalensi yang stabil. Hal ini menjelaskan mengapa molekul etilena memiliki struktur yang linear dan tidak memiliki muatan neto. Contoh lainnya adalah molekul metana (CH4), di mana atom karbon berbagi pasangan elektron dengan atom hidrogen untuk membentuk ikatan kovalensi. Dalam kehidupan sehari-hari, kovalensi dapat dilihat dalam berbagai contoh. Misalnya, dalam proses pembentukan batu, mineral-mineral seperti kalsit dan gips berbagi pasangan elektron untuk membentuk ikatan kovalensi yang stabil. Hal ini menjelaskan mengapa batu-batu tersebut memiliki struktur yang keras dan tidak mudah larut. Dalam bidang industri, kovalensi digunakan dalam proses pembuatan plastik dan komposit, di mana bahan-bahan berbagi pasangan elektron untuk membentuk ikatan kovalensi yang stabil. Dalam kesimpulan, kovalensi adalah konsep penting dalam kimia yang menjelaskan fenomena valensi antara atom. Dalam kehidupan sehari-hari, kovalensi dapat dilihat dalam berbagai contoh, mulai dari pembentukan batu hingga proses industri. Dengan memahami kovalensi, kita dapat lebih mudah memahami struktur molekul dan reaksi kimia yang terjadi di sekitar kita.