Arti Kata "kromatografi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kromatografi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kromatografi

kro·ma·to·gra·fi n Kim teknik analisis yg pemisahan komponennya didasarkan pd perbedaan suatu sifat berpindah antara dua fase, fase yg satu bergerak dan fase yg lain diam;
-- kolom Kim teknik kromatografi yg menggunakan bumbung kaca yg berbentuk bulat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kromatografi"

📝 Contoh Penggunaan kata "kromatografi" dalam Kalimat

1.Pada laboratorium, kami menggunakan teknik kromatografi untuk menganalisis sampel kimia.
2.Dalam proses industri, kromatografi digunakan untuk memisahkan komponen kimia dari campuran.
3.Mahasiswa dalam jurusan kimia harus mempelajari kromatografi sebagai salah satu teknik analisis kimia.
4.kromatografi kolom yang menggunakan bumbung kaca dapat digunakan untuk memisahkan senyawa kimia yang kompleks.
5.Ilmuwan menggunakan kromatografi untuk menganalisis sampel lingkungan dan menentukan konsentrasi polutan.

📚 Artikel terkait kata "kromatografi"

Mengenal Kata 'kromatografi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kromatografi" - Teknologi Pemisahan yang Mempesona

Kromatografi adalah salah satu teknologi pemisahan yang paling canggih dan menarik perhatian di bidang kimia. Namun, sebelum kita mengenal lebih dalam tentang kromatografi, mari kita lihat sejarah dan konteks di mana kata ini muncul. Kata "kromatografi" sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu kroma (warna) dan grafein (menulis). Jadi, kromatografi dapat diartikan sebagai "teknik analisis kimia yang memisahkan bahan-bahan berdasarkan perbedaan warna". Pada awalnya, kromatografi digunakan untuk memisahkan bahan-bahan kimia berdasarkan perbedaan warna. Namun, dengan perkembangan teknologi, kromatografi telah berkembang menjadi teknologi pemisahan yang lebih canggih dan bisa memisahkan bahan-bahan kimia berdasarkan berbagai sifat, seperti sifat fisik, sifat kimia, dan sifat biologis. Dengan demikian, kromatografi telah menjadi salah satu teknologi pemisahan yang paling penting dan berpengaruh di bidang kimia. Kromatografi telah digunakan dalam berbagai bidang, seperti farmasi, industri makanan, dan lingkungan. Dalam farmasi, kromatografi digunakan untuk memisahkan bahan-bahan aktif dari obat-obatan. Sementara itu, dalam industri makanan, kromatografi digunakan untuk memisahkan bahan-bahan kimia dari makanan dan minuman. Dalam lingkungan, kromatografi digunakan untuk memisahkan polusi dari lingkungan. Dalam kehidupan sehari-hari, kromatografi telah menjadi teknologi yang sangat berguna. Misalnya, kromatografi telah digunakan dalam analisis air minum untuk memisahkan bahan-bahan kimia yang berbahaya. Selain itu, kromatografi juga telah digunakan dalam analisis makanan untuk memisahkan bahan-bahan kimia yang berbahaya. Dengan demikian, kromatografi telah menjadi salah satu teknologi yang paling penting dan berpengaruh dalam menjaga kualitas air minum dan makanan. Dalam budaya Indonesia modern, kromatografi telah menjadi salah satu teknologi yang paling populer di kalangan ilmuwan dan peneliti. Banyak peneliti yang menggunakan kromatografi dalam penelitian mereka untuk memisahkan bahan-bahan kimia dan mengidentifikasi komponen-komponen yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, kromatografi telah menjadi salah satu teknologi yang paling penting dan berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan penelitian dan pengembangan di Indonesia.