Arti Kata "kulit mati" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kulit mati" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kulit mati

kulit yang tidak berasa apabila dicubit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kulit mati"

📝 Contoh Penggunaan kata "kulit mati" dalam Kalimat

1.Dalam konteks medis, dokter harus membedakan kulit mati dengan kulit yang terinfeksi.
2.Mahasiswa mengamati kulit mati pada hewan di laboratorium biologi.
3.Di pasar, penjual kembang goyang menawarkan bunga dengan kulit mati yang tidak menarik perhatian.
4.Dalam puisi, pengarang membandingkan cinta yang telah hilang dengan kulit mati yang tidak bernyawa.
5.Guru membahas tentang kulit mati pada tanaman sebagai contoh adaptasi alam.

📚 Artikel terkait kata "kulit mati"

Mengenal Kata 'kulit mati' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kulit Mati" - Fokus pada Keseimbangan

Kulit mati adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit yang tidak memiliki kelembaban dan tidak terasa apabila dicubit. Dalam konteks historis, istilah ini digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit yang kering dan terbakar akibat paparan sinar matahari yang berlebihan. Saat ini, istilah ini masih digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit yang tidak sehat. Kulit mati dapat terjadi akibat berbagai faktor, seperti perubahan cuaca, paparan sinar matahari, dan penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat. Jika tidak diatasi, kulit mati dapat menyebabkan iritasi, gatal-gatal, dan bahkan infeksi kulit. Oleh karena itu, perawatan kulit yang tepat sangat penting untuk mencegah kulit mati. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menggunakan kata **kulit mati** untuk menggambarkan kondisi kulit yang tidak sehat. Misalnya, "Setelah berenang di laut yang sedang musim penghujan, kulit saya menjadi **kulit mati** dan terasa kering." Atau, "Saya harus menggunakan pelembab secara teratur untuk mencegah **kulit mati** pada kulit saya." Dalam budaya Indonesia modern, perawatan kulit yang tepat sangat penting untuk menjaga keseimbangan kulit. Oleh karena itu, kita harus lebih memperhatikan kondisi kulit kita dan menggunakan produk perawatan kulit yang tepat untuk mencegah kulit mati.