Arti Kata "lali" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lali" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lali

la·li a tidak berasa apa-apa (pd kulit dsb); hilang perasaan;
me·la·li v menjadikan tidak sadar; menjadikan tidak berasa apa-apa (pd kulit dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lali"

📝 Contoh Penggunaan kata "lali" dalam Kalimat

1.Ketika seseorang mengalami lari terlalu lama, kulitnya menjadi lali dan merasa gatal-gatal.
2.Pada saat itu, aku lupa akan perasaan sakit di sini karena kelelahan, kulitku menjadi lali.
3.Dia mengalami lari marathon dan kulitnya menjadi sangat lali, sehingga tidak bisa merasakan lagi rasa gatalnya.
4.Pendidik harus memperhatikan perasaan anak-anak agar tidak menjadi lali dengan kegiatan belajar yang monoton.
5.Di pemandian air panas, seseorang sering merasa menjadi lali karena rasa nyaman yang dihasilkan.

📚 Artikel terkait kata "lali"

Mengenal Kata 'lali' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lali" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lali" memiliki makna yang kompleks dan penting dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata "lali" berarti tidak merasakan apa-apa, seperti ketika kulit terluka dan tidak merasakan sakit. Dalam konteks historis dan sosial, kata "lali" juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak menyadari atau tidak peduli dengan keadaan sekitar. Misalnya, seseorang yang "lali" dengan masalah sosial di sekitar mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lali" digunakan dalam berbagai konteks. Contoh penggunaan kata "lali" dalam kalimat yang alami adalah: "Saya merasa lali dengan keadaan di sekitar saya", atau "Dia sangat lali dengan masalah ekonomi yang sedang dihadapi negara". Kata "lali" juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak peduli dengan perasaan orang lain, seperti "Dia sangat lali dengan kebutuhan saya". Kata "lali" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks budaya, kata "lali" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak peduli dengan aturan dan norma masyarakat. Misalnya, seseorang yang "lali" dengan peraturan lalu lintas. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, kata "lali" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak peduli dengan keadaan sekitar, seperti seseorang yang "lali" dengan polusi udara di kota mereka.

Kata yang Mirip

lalim