Arti Kata "lantur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lantur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lantur

lan·tur, me·lan·tur v menyimpang (tt pembicaraan, angan-angan, dsb); tersesat; teralih: kita telah cukup banyak ~ , marilah kembali ke pokok persoalan;
me·lan·tur·kan v menjadikan melantur (perhatian, percakapan, dsb); menyesatkan;
lan·tur·an n 1 Sas penyimpangan dl cerita akibat masuknya bagian cerita yg menyimpang yg tidak secara langsung berhubungan dng cerita; digresi; 2 Fis pergeseran sudut yg tampak berhubungan dng kedudukan sebuah benda langit dl arah gerak pengamat, disebabkan oleh kombinasi kecepatan gerak pengamat dng kecepatan cahaya;
~ cahaya Fis pergeseran kedudukan bintang yg seolah-olah terjadi sbg akibat gerak bumi pd edarannya;
pe·lan·tur·an n lanturan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lantur"

📝 Contoh Penggunaan kata "lantur" dalam Kalimat

1.Pembicaraan kita telah cukup banyak melantur, marilah kembali ke pokok persoalan.
2.Pada pertengahan cerita, ada lanturan yang membuat saya kesulitan menyusun jalannya.
3.Para astronom mempelajari lanturan cahaya untuk memahami gerakan bintang di langit.
4.Pendidik harus dapat mengatasi lanturan perhatian siswa agar mereka tidak kehilangan fokus.
5.Di dalam novel, lanturan cerita sering digunakan untuk menambahkan elemen kejutan dan menarik perhatian pembaca.

📚 Artikel terkait kata "lantur"

Mengenal Kata 'lantur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lantur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lantur" merupakan kata yang memiliki makna sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang menyimpang dari topik utama atau tersesat dalam pemikiran. Hal ini dapat terjadi dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan, angan-angan, atau bahkan dalam cerita. Dalam sejarah bahasa Indonesia, kata "lantur" telah digunakan oleh para penulis dan pengarang untuk menggambarkan situasi di mana karakter atau narasi menyimpang dari jalan utama. Contohnya, dalam novel "Lutung Kasarung" karya Ronggowarsito, kata "lantur" digunakan untuk menggambarkan perjalanan Sangkuriang yang menyimpang dari jalan utama menuju ke tempat yang tidak diketahui.

Contoh Penggunaan Kata "lantur" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "lantur" dalam kalimat yang alami: * "Kita telah cukup banyak lantur, marilah kembali ke pokok persoalan." * "Cerita tidak perlu lantur, cukuplah untuk menggambarkan kebenaran." * "Percakapan kita telah lantur, mari kita kembali ke topik utama."

Relevansi Kata "lantur" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "lantur" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam situasi di mana kita harus membuat keputusan yang sulit, kata "lantur" dapat digunakan untuk menggambarkan situasi di mana kita harus kembali ke jalan utama dan tidak menyimpang dari tujuan. Selain itu, kata "lantur" juga dapat digunakan untuk menggambarkan situasi di mana kita harus kembali ke topik utama dalam percakapan atau diskusi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "lantur" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan sehari-hari, diskusi, atau bahkan dalam tulisan. Dengan memahami makna dan fungsi kata "lantur", kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih efektif dalam berbagai situasi.