Arti Kata "sahur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sahur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sahur

sa·hur v Isl makan pd dini hari (disunahkan menjelang fajar sebelum subuh) bagi orang-orang yg akan menjalankan ibadah puasa: biasanya kami -- sekitar pukul tiga

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sahur"

📝 Contoh Penggunaan kata "sahur" dalam Kalimat

1.Pada hari raya Idul Fitri, seluruh keluarga kami bersama-sama melaksanakan sahur di jam tiga pagi.
2.Saya sangat menantikan sahur bersama teman-teman saya setiap malam menjelang Idul Fitri.
3.Dalam bukunya, penulis menjelaskan pentingnya sahur bagi orang-orang yang menjalankan ibadah puasa.
4.Kami biasanya melakukan sahur bersama-sama di masjid setiap malam menjelang hari raya Idul Fitri.
5.Dalam budaya kita, sahur dianggap sebagai salah satu momen yang paling istimewa menjelang hari raya Idul Fitri.

📚 Artikel terkait kata "sahur"

Mengenal Kata 'sahur' - Inspirasi dan Motivasi

Makanan Malam Sebelum Puasa: Makna Sahur dalam Islam

Sahur adalah istilah yang digunakan dalam Islam untuk menggambarkan makanan yang dikonsumsi pada malam hari sebelum menjalankan puasa. Dalam konteks historis, sahur biasanya dilakukan menjelang fajar, sekitar pukul 3 pagi, sebelum melaksanakan shalat Subuh. Makan malam ini memiliki makna yang penting karena dapat mempersiapkan tubuh untuk berpuasa selama beberapa jam. Dalam kehidupan sehari-hari, kata sahur sering digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Kami akan sahur sekitar pukul 3 pagi untuk memastikan kita siap berpuasa." Dalam kalimat ini, sahur digunakan sebagai kerja verbal yang menggambarkan aksi makan malam sebelum puasa. Contoh lain adalah "Orang tua saya terbiasa sahur setiap malam sebelum menjalankan puasa ramadhan." Sahur tidak hanya merupakan tradisi Islami, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, sahur sering dianggap sebagai momentum untuk memulai hari baru dengan motivasi dan keberanian. Banyak orang yang menggunakan sahur sebagai kesempatan untuk memasak dan berbagi makanan dengan keluarga dan teman. Dengan demikian, sahur menjadi sebuah tradisi yang tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga memiliki dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.