Arti Kata "lenor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lenor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lenor

le·nor n lagu anak-anak di Minahasa untuk memanggil hujan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lenor"

📝 Contoh Penggunaan kata "lenor" dalam Kalimat

1.Di Minahasa, lagu lenor sering dibunyikan untuk memanggil hujan pada musim kemarau.
2.Sebagai tradisi budaya, lenor masih dipelajari oleh anak-anak di daerah tersebut.
3.Kita perlu menghargai dan melestarikan lenor sebagai bagian dari warisan budaya kita.
4.Saat musim kemarau melanda, penduduk setempat masih memanggil hujan dengan membunyikan lagu lenor.
5.Dalam konteks budaya, lenor menunjukkan bagaimana manusia dapat berinteraksi dengan alam secara harmonis.

📚 Artikel terkait kata "lenor"

Mengenal Kata 'lenor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lenor" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lenor" memiliki makna yang unik dan khas dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks budaya Minahasa. Secara resmi, lenor merupakan lagu anak-anak yang digunakan untuk memanggil hujan. Lagu ini seringkali diiringi oleh gerakan-gerakan yang simbolis, seperti menari atau berlari, untuk menarik perhatian hujan. Dalam konteks sejarah, lenor memiliki peran yang penting dalam kehidupan masyarakat Minahasa. Sebagai lagu anak-anak, lenor digunakan sebagai cara untuk mengajarkan nilai-nilai dan tradisi budaya kepada generasi muda. Melalui lenor, anak-anak dapat belajar tentang pentingnya menghargai alam dan menghormati kekuatan alam. Contoh penggunaan kata lenor dalam kalimat alami adalah: * Anak-anak di Minahasa seringkali bernyanyi lenor saat hujan turun. * Musik lenor masih terdengar jernih di tengah kegaduhan hujan. * Ayahku pernah mengajarkan saya lagu lenor saat saya masih kecil. Dalam kehidupan sehari-hari, kata lenor masih memiliki relevansi. Banyak masyarakat Minahasa yang masih menggunakan lagu lenor sebagai cara untuk mengajarkan nilai-nilai budaya kepada anak-anak. Selain itu, lenor juga menjadi simbol kekuatan alam dan pentingnya menghargai alam. Dengan demikian, kata lenor tetap hidup dalam budaya Indonesia modern.