Arti Kata "likuiditas bank" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "likuiditas bank" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

likuiditas bank

Istilah ekonomi kemampuan bank setiap waktu untuk membayar utang jangka pendeknya apabila tiba-tiba ditagih

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "likuiditas bank"

📝 Contoh Penggunaan kata "likuiditas bank" dalam Kalimat

1.Bank tersebut memiliki likuiditas yang sangat tinggi sehingga tidak pernah mengalami kesulitan untuk membayar utangnya.
2.Pemerintah perlu memantau likuiditas bank untuk memastikan keamanan sistem keuangan.
3.Bank akan meningkatkan likuiditasnya dengan mengemis saham baru di pasar modal.
4.Istilah likuiditas bank sangat penting dalam bidang ekonomi untuk mengetahui kemampuan bank membayar utang.
5.Bank harus memiliki likuiditas yang cukup untuk menghindari kegagalan sistem keuangan.

📚 Artikel terkait kata "likuiditas bank"

Mengenal Kata 'likuiditas bank' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Likuiditas Bank" - Kunci Keuangan yang Tak Bisa Dilepaskan

Likuiditas bank adalah istilah ekonomi yang merujuk pada kemampuan bank setiap waktu untuk membayar utang jangka pendeknya apabila tiba-tiba ditagih. Dalam konteks sejarah, konsep likuiditas bank mulai berkembang pada akhir abad ke-19 ketika sistem perbankan modern mulai berkembang. Pada saat itu, bank diharapkan memiliki kemampuan untuk mengemban tanggung jawab dalam melayani kebutuhan keuangan masyarakat. Likuiditas bank memiliki peran penting dalam menentukan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan. Apabila bank memiliki likuiditas yang tinggi, maka bank tersebut akan dianggap memiliki kemampuan untuk membayar utang jangka pendeknya dengan lancar. Selain itu, likuiditas bank juga dapat menjadi indikator kestabilan sistem keuangan. Apabila likuiditas bank menurun, maka dapat diartikan bahwa bank tersebut menghadapi kesulitan keuangan. Contoh penggunaan kata "likuiditas bank" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: - "Bank tersebut harus meningkatkan likuiditasnya agar dapat membayar utang jangka pendeknya dengan lancar." - "Likuiditas bank yang rendah dapat menyebabkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap bank tersebut." - "Pengembangan likuiditas bank merupakan salah satu prioritas utama bank dalam meningkatkan kemampuan keuangan." Likuiditas bank juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Di tengah-tengah perubahan yang cepat dalam teknologi dan ekonomi, likuiditas bank menjadi indikator keberanian bank dalam menghadapi perubahan. Apabila bank memiliki likuiditas yang tinggi, maka bank tersebut akan memiliki kemampuan untuk menghadapi perubahan dan meningkatkan kemampuan keuangan.