Arti Kata "lintir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lintir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lintir

1lin·tir, me·lin·tir a tergulung ke dalam

2lin·tir lihat pelintir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lintir"

📝 Contoh Penggunaan kata "lintir" dalam Kalimat

1.Penggunaan ponsel harus berhati-hati agar tidak terjatuh dan lintir ke dalam air.
2.Pemadam kebakaran harus bergerak cepat untuk mencegah api terlintir ke daerah lain.
3.Lantai keramik harus dirawat dengan baik agar tidak terlintir dan berlubang.
4.Siswa harus berhati-hati saat bermain di atas meja agar tidak terjatuh dan lintir ke bawah.
5.Kebakaran di hutan dapat menyebabkan asap terlintir ke desa-desa di sekitarnya.

📚 Artikel terkait kata "lintir"

Mengenal Kata 'lintir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lintir" - Pengertian dan Contoh Penggunaan yang Menarik

Kata "lintir" adalah istilah yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Namun, apakah kamu tahu arti sebenarnya dari kata ini? "Lintir" dalam arti resmi adalah sebuah kata yang digunakan untuk menggambarkan keadaan suatu objek yang tergulung ke dalam. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan suatu bangunan atau struktur yang runtuh atau tergulung. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lintir" sering digunakan dalam berbagai konteks. Berikut beberapa contoh penggunaan kata ini dalam kalimat alami: - "Bangunan tua itu akhirnya lintir karena kerusakan struktur." - "Tanah longsor akhirnya memicu lintir beberapa rumah penduduk di daerah tersebut." - "Lintirnya atap rumah membuat kami terpaksa meninggalkan tempat tinggal." Kata "lintir" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari kita. Misalnya, jika kita melihat sebuah bangunan yang mulai runtuh, kita akan mengatakan bahwa bangunan itu "lintir". Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan keadaan mental atau emosional seseorang yang sudah tidak bisa lagi menahan tekanan.