Arti Kata "lum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lum

lum lihat 1masak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lum"

📝 Contoh Penggunaan kata "lum" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, kata "lum" digunakan sebagai kata sifat untuk menggambarkan sesuatu yang terlihat jelas.
2.lum jelas bahwa peraturan tersebut harus diikuti oleh semua pegawai perusahaan.
3.Seorang guru memberikan tugas kepada siswa agar mereka dapat memahami konsep dasar ilmu pengetahuan yang lum jelas.
4.Dalam konteks sehari-hari, kata "lum" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang dapat dilihat dengan jelas.
5.Saya tidak dapat melihat rumah tetangga karena kabut yang lum tebal.

📚 Artikel terkait kata "lum"

Mengenal Kata 'lum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lum" - Inspirasi dan Motivasi dalam Berbagai Konteks

Kata lum memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Kata ini sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, tetapi selalu memiliki makna yang mendalam. Dalam sejarah, kata lum digunakan sebagai instruksi kepada orang lain untuk melakukan suatu tindakan, seperti "lum lihat 1masak" yang berarti "lihatlah 1masak". Dalam kehidupan sehari-hari, kata lum masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "lum lihatlah 1masak, nanti ganti aku" atau "lum baca buku itu, aku tidak punya waktu". Kata lum ini sering digunakan sebagai instruksi untuk orang lain, tetapi juga dapat digunakan sebagai motivasi untuk melakukan suatu tindakan. Kata lum juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam masyarakat yang semakin sibuk dan sibuk, kata lum dapat menjadi instruksi yang efektif untuk mengurangi kerumitan dalam melakukan suatu tindakan. Misalnya, "lum pesan makanan online, aku tidak punya waktu untuk makan siang di restoran". Dengan kata lum, kita dapat mengurangi kerumitan dan meningkatkan efisiensi dalam melakukan suatu tindakan.