Arti Kata "lurah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lurah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lurah

1lu·rah n 1 kepala pemerintahan tingkat terendah; kepala desa; 2 kepala atau pimpinan suatu bagian pekerjaan;
ke·lu·rah·an n 1 daerah pemerintahan yg paling bawah yg dipimpin oleh seorang lurah; 2 kantor (rumah) lurah

2lu·rah n 1 lembah; jurang; 2 alur (lekuk memanjang) di tepi papan: -- papan ini tidak dalam;
ke bukit sama mendaki, ke -- sama menurun, pb
seia sekata;
-- hidung alur hidung;
ber·lu·rah v ada lurahnya; mempunyai lurah: bukit itu ~ dalam sekali;
~ di balik pendakian, pb maksud lain yg tersembunyi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lurah"

📝 Contoh Penggunaan kata "lurah" dalam Kalimat

1.lurah adalah kepala pemerintahan desa yang sangat dihormati oleh warganya.
2.Pada hari libur, lurah mengadakan acara keagamaan di rumah ibadah desa.
3.Pengadilan setempat menghadap lurah desa untuk menanyakan tentang kebijakan pemerintahannya.
4.Sebagai kepala desa, lurah harus membuat keputusan yang adil dan bijak setiap hari.
5.Di masa lalu, lurah desa sangat dipercaya oleh masyarakat sebagai figur yang bijak dan adil.

📚 Artikel terkait kata "lurah"

Mengenal Kata 'lurah' - Inspirasi dan Motivasi

Definisi Lurah: Kepala Pemerintahan Desa

Lurah adalah kata yang memiliki makna yang sangat penting dalam struktur pemerintahan desa di Indonesia. Dalam konteks historis, kata lurah dipahami sebagai kepala pemerintahan yang mengurus dan mengemban tugas-tugas pemerintahan di tingkat desa. Dalam masa lalu, lurah berperan sebagai pemimpin masyarakat desa yang memiliki tugas untuk memimpin dan mengurus kebutuhan masyarakat setempat. Dengan demikian, kata lurah menjadi simbol kekuasaan dan kestabilan pemerintahan desa.

 

Dalam kehidupan sehari-hari, kata lurah banyak digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Lurah mengadakan pertemuan dengan masyarakat untuk membahas masalah infrastruktur desa." atau "Lurah memimpin tim untuk mengembangkan program pembangunan desa." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata lurah digunakan untuk menggambarkan peran dan tanggung jawab lurah sebagai kepala pemerintahan desa.

 

Dalam kehidupan modern, kata lurah masih relevan dan memiliki makna yang penting. Banyak desa di Indonesia yang masih menggunakan sistem pemerintahan tradisional dengan lurah sebagai kepala pemerintahan. Dengan demikian, kata lurah menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia yang perlu dipelihara dan dipahami. Selain itu, kata lurah juga digunakan dalam konteks kegiatan kemasyarakatan, seperti "Kegiatan gotong royong di desa di bawah kepemimpinan lurah" atau "Lurah mendukung program pengembangan desa yang berkelanjutan." Dengan demikian, kata lurah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.