Arti Kata "mabuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mabuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mabuh

ma·buh v memotong padi dng imbalan upah harian (di Madura)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mabuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "mabuh" dalam Kalimat

1.Pada musim panen, masyarakat Madura masih menggunakan tradisi mabuh sebagai sumber pendapatan.
2.Dalam beberapa tahun terakhir, upaya untuk melestarikan tradisi mabuh telah dilakukan oleh beberapa organisasi.
3.Mereka datang dari luar kota untuk bekerja sebagai mabuh dan membantu petani dalam memotong padi.
4.Pada hari libur, ia memutuskan untuk mencoba profesi mabuh dan menikmati suasana pedesaan.
5.Sejak kecil, dia belajar tentang cara mabuh dari ayahnya yang merupakan seorang petani berpengalaman.

📚 Artikel terkait kata "mabuh"

Mengenal Kata 'mabuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mabuh" - Tradisi Kerja Sama di Madura

Kata "mabuh" memiliki makna yang unik dan khusus, terutama dalam konteks sosial dan ekonomi di Madura. Secara resmi, "mabuh" berarti memotong padi dengan imbalan upah harian. Dalam sejarah, tradisi mabuh masih sangat relevan di daerah tersebut, terutama di musim panen. Di sinilah para petani dan buruh tani saling berbagi tugas dan upah, sehingga membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Mabuh bukan hanya sekadar memotong padi, tetapi juga mencerminkan kerja sama dan solidaritas antara petani dan buruh. Mereka bekerja sama untuk mencapai hasil yang lebih baik dan lebih cepat, sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam beberapa kalimat, contoh penggunaan kata "mabuh" dapat dilihat sebagai berikut: - "Di musim panen, petani di Madura sering melakukan mabuh bersama-sama untuk memotong padi." - "Buruh tani di daerah tersebut sangat tergantung pada tradisi mabuh untuk memperoleh upah harian." - "Kerja sama dalam mabuh membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mabuh" masih relevan hingga saat ini, terutama di daerah-daerah yang masih mengadopsi tradisi tersebut. Meskipun perkembangan zaman telah mempengaruhi banyak hal, tradisi mabuh tetap menjadi bagian penting dari budaya Madura. Dengan demikian, penting untuk menjaga dan melestarikan tradisi ini, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.