Arti Kata "malisol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "malisol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

malisol

ma·li·sol n tanah berwarna cokelat yg sangat berkapur di daerah setengah kering di Australia Tenggara, bersifat alkalis dan agak masin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "malisol"

📝 Contoh Penggunaan kata "malisol" dalam Kalimat

1.Dalam perjalanan ke Australia, kita menemukan tanah malisol yang unik dengan warna cokelat khas.
2.Sebagai seorang ilmuwan, saya ingin meneliti sifat kimia tanah malisol yang bersifat alkalis dan agak masin.
3.Pada musim kemarau, lahan pertanian di daerah setengah kering mengekspos tanah malisol yang sangat berkapur.
4.Dalam sebuah cerita sastra, pengarang menggambarkan keindahan padang savana berwarna hijau dengan latar belakang tanah malisol cokelat khas.
5.Dalam bidang pertanian, petani harus memilih teknik yang tepat untuk menanam tanaman di atas tanah malisol yang tidak cocok untuk semua jenis tanaman.

📚 Artikel terkait kata "malisol"

Mengenal Kata 'malisol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "malisol" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "malisol" mungkin tidak familiar bagi semua orang, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan istilah geologi atau geografi. Namun, di balik maknanya yang sederhana, kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang menarik. malisol adalah sebuah kata yang digunakan untuk menggambarkan jenis tanah yang memiliki warna cokelat dan sangat berkapur, ditemukan di daerah setengah kering di Australia Tenggara. Tanah ini memiliki sifat alkalis dan agak masin, yang membuatnya memiliki ciri khas yang unik. Dalam kehidupan sehari-hari, kata malisol dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Tanah di daerah setengah kering Australia Tenggara sangat subur, dengan malisol yang kaya akan nutrisi untuk tanaman." Atau, "Peneliti telah menemukan bahwa malisol memiliki sifat yang unik, yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi penanaman tanaman." Dalam contoh lain, "Kota ini terletak di daerah dengan malisol yang sangat subur, sehingga membuatnya menjadi salah satu tujuan wisata yang populer." Dalam budaya Indonesia modern, kata malisol dapat memiliki relevansi yang lebih luas. Misalnya, malisol dapat digunakan sebagai simbol kekuatan dan ketahanan alam, yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi lingkungan. Atau, kata ini dapat digunakan sebagai inspirasi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam hal ini, malisol dapat menjadi simbol kekuatan dan kebesaran alam, yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi lingkungan.