Arti Kata "masokhisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "masokhisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

masokhisme

ma·so·khis·me n kekejaman atau kekerasan yg memberikan kepuasan seksual pd yg menerimanya (bentuk kelainan seksual)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "masokhisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "masokhisme" dalam Kalimat

1.Seorang psikolog membicarakan tentang bentuk kelainan seksual yang termasuk ma·so&midd;khis·me dan pengaruhnya pada pasien.
2.Dalam sejarah, ada beberapa kasus ma·so·khis·me yang dilakukan oleh para penjajah pada penduduk koloni.
3.Pengembangan teori psikoanalisis oleh Freud memperkenalkan konsep ma·so·khis·me sebagai bentuk kekejaman seksual.
4.Banyak organisasi kesehatan yang bekerja untuk memahami dan mengatasi masalah ma·so·khis·me di masyarakat.
5.Dalam novel tersebut, karakter utama mengalami kekerasan ma·so·khis·me yang sangat traumatis dan mempengaruhi hidupnya.

📚 Artikel terkait kata "masokhisme"

Mengenal Kata 'masokhisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "masokhisme" - Inspirasi dan Motivasi

Kata masokhisme seringkali disebut-sebut dalam konteks seksualitas dan kepuasan manusia. Namun, apa sebenarnya makna umum dan konteks historis/sosial dari kata ini? Masokhisme adalah bentuk kecenderungan seksual yang menimbulkan kepuasan pada pribadi yang menerimanya, tetapi menimbulkan rasa kesakitan atau kekejaman pada pribadi yang melakukannya. Sejarahnya, istilah masokhisme berasal dari bahasa Jerman "Masochismus", yang diciptakan oleh penulis Austria, Leopold von Sacher-Masoch pada abad ke-19. Masokhisme seringkali dikaitkan dengan perilaku seksual yang tidak biasa, tetapi sebenarnya tidak semua bentuk masokhisme melibatkan aktivitas seksual. Beberapa orang mungkin mengalami ketegangan atau kekejaman sebagai bentuk permainan yang menyenangkan dalam hubungan romantis atau seksual, seperti contohnya: "Dia memilih untuk menerima pukulan ringan dari pasangannya sebagai bentuk permainan yang menyenangkan dalam hubungan mereka, menunjukkan tingkat kebebasan dan kepercayaan dalam hubungan tersebut." Atau "Dia merasa nyaman dengan peran sebagai penerima kekejaman dalam hubungan seksual, menunjukkan bahwa dia memiliki kontrol atas tindakan dan keputusannya." Dalam kehidupan sehari-hari, masokhisme tidak selalu terkait dengan kekerasan atau kekejaman. Beberapa orang mungkin mengalami rasa nyaman dan kepuasan dalam menerima kekejaman atau kekerasan dalam hubungan yang diatur dan disepakati bersama. Misalnya, dalam konteks olahraga, beberapa orang mungkin melakukan kegiatan yang menyakitkan, seperti memukul atau digigit, sebagai bentuk permainan yang menyenangkan. Dalam budaya Indonesia modern, masokhisme masih menjadi topik yang sensitif dan perlu dipahami dengan baik untuk menghindari kesalahpahaman.