Arti Kata "warakat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "warakat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

warakat

wa·ra·kat ? warkat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "warakat"

📝 Contoh Penggunaan kata "warakat" dalam Kalimat

1.Dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah adalah warkat yang sangat penting.
2.Dalam konteks sehari-hari, sebuah undangan pernikahan adalah sebuah warkat yang sangat romantis.
3.Guru mengajarkan cara membuat warkat kepada muridnya di sekolah.
4.Ia menemukan warkat lama di dalam rumah leluhur yang masih asli.
5.Pengadilan menerbitkan warkat yang menjelaskan proses pengadilan yang berlaku.

📚 Artikel terkait kata "warakat"

Mengenal Kata 'warakat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "warakat" - Penting dalam Sejarah dan Budaya Indonesia

Kata "warakat" memiliki makna yang kaya dan kompleks, terutama dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia. Warakat dapat diartikan sebagai suatu dokumen resmi yang menyebutkan pengakuan dan penggunaan wilayah, hak-hak, dan kewajiban suatu wilayah. Konsep ini telah ada sejak zaman kerajaan Majapahit dan diperluas oleh pemerintah kolonial Belanda. Dalam sejarah, warakat digunakan sebagai instrumen legal untuk mengatur hubungan antara pemerintah kolonial dan rakyat pribumi. Dokumen ini berisi perjanjian, peraturan, dan hak-hak yang diberikan kepada rakyat pribumi. Warakat juga berfungsi sebagai sumber informasi untuk memahami sejarah dan perkembangan hukum di Indonesia. Contoh penggunaan kata "warakat" dalam kalimat yang alami adalah: - Pemerintah kolonial Belanda mengeluarkan warakat yang mengatur hak-hak rakyat pribumi atas tanah dan sumber daya alam. - Dokumen warakat juga berisi perjanjian antara pemerintah kolonial dan rakyat pribumi tentang penggunaan wilayah dan hak-hak yang diberikan. - Pada masa kemerdekaan, Republik Indonesia mengeluarkan warakat yang mengatur hak-hak dan kewajiban warga negara. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep warakat masih relevan dalam beberapa aspek. Misalnya, dalam proses pembelian tanah atau properti, warakat digunakan sebagai dokumen resmi yang menyebutkan hak-hak dan kewajiban pihak yang terlibat. Selain itu, warakat juga berperan penting dalam sejarah dan budaya Indonesia, sebagai sumber informasi untuk memahami perkembangan hukum dan politik di Indonesia.