Arti Kata "memfilmkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "memfilmkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

memfilmkan

mem.film.kan Verba (kata kerja) mendokumentasi (merekam) dalam bentuk film (dari adegan atau novel): baru-baru ini dia memfilmkan 'Anak Perawan di Sarang Penyamun' karangan St. Takdir Alisyahbana

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "memfilmkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "memfilmkan" dalam Kalimat

1.Pemeran film baru memfilmkan adegan penting di lokasi pembuatan film.
2.Sekolah seni memfilmkan proses pembuatan patung sebagai projek seni mereka.
3.Riset ilmiah tentang perubahan iklim telah memfilmkan efek pemanasan global.
4.Dia memfilmkan novel karangannya sendiri untuk mempublikasikannya di media sosial.
5.Komunitas film lokal memfilmkan film pendek tentang kehidupan masyarakat di pedesaan.

📚 Artikel terkait kata "memfilmkan"

Mengenal Kata 'memfilmkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "memfilmkan" - Menangkap Kesakralan Seni Film

Kata "memfilmkan" telah menjadi bagian penting dalam industri seni peran dan perfilman Indonesia. Pada dasarnya, kata ini memiliki makna umum sebagai proses mendokumentasi atau merekam suatu adegan atau novel dalam bentuk film. Dalam sejarah perfilman Indonesia, banyak film yang memfilmkan karya sastra terkenal, seperti "Anak Perawan di Sarang Penyamun" karangan St. Takdir Alisyahbana. Dalam konteks sejarah, kata "memfilmkan" mulai digunakan pada era 1940-an hingga 1960-an, saat perfilman Indonesia masih dalam tahap perkembangan. Pada saat itu, banyak film yang memfilmkan karya sastra terkenal, seperti novel-novel terkenal. Seiring perkembangan perfilman Indonesia, kata "memfilmkan" terus digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari film-film klasik hingga film-film modern. Contoh penggunaan kata "memfilmkan" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Dia memfilmkan novel 'Laskar Pelangi' dalam 3 seri film." "Pembuat film ini memfilmkan kisah suka-duka seorang remaja dalam 2 jam." "Dia memfilmkan film dokumenter tentang kehidupan masyarakat pedesaan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "memfilmkan" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam era digital seperti sekarang, banyak orang yang memfilmkan momen-momen penting dalam hidup mereka, seperti perayaan ulang tahun, pernikahan, atau bahkan adegan-adegan lucu dalam sehari-hari. Dengan demikian, kata "memfilmkan" tidak hanya digunakan dalam konteks perfilman, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.