Arti Kata "mengagungkan diri" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengagungkan diri" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengagungkan diri

meng.a.gung.kan diri memegahkan diri; membanggakan diri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengagungkan diri"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengagungkan diri" dalam Kalimat

1.Dia mengagungkan diri dengan mengatakan bahwa dia adalah atlet terbaik di sekolahnya.
2.Pengusaha itu terkenal karena mengagungkan diri dengan membangun gedung-gedung megah di pusat kota.
3.Dalam puisinya, penulis menggambarkan karakter yang mengagungkan diri dan mengabaikan kebutuhan orang lain.
4.Dosen mengingatkan kepada siswa bahwa mengagungkan diri dengan memalsukan nilai tidak pernah membawa kebaikan.
5.Pernyataan politik tentang meningkatkan kehormatan negara sering kali digunakan untuk mengagungkan diri dengan mempromosikan kepentingan pribadi.

📚 Artikel terkait kata "mengagungkan diri"

Mengenal Kata 'mengagungkan diri' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mengagungkan Diri" - Inspirasi dan Motivasi

Mengagungkan diri adalah kata yang memiliki makna umum sebagai tindakan membanggakan diri atau memegahkan diri. Kata ini memiliki sejarah panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga dunia politik dan sosial. Dalam arti resmi, kata mengagungkan diri berasal dari kata "agung" yang berarti besar atau mulia. Dalam sejarah, kata mengagungkan diri seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang berusaha meningkatkan status atau reputasinya. Namun, dalam konteks modern, kata ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan perilaku yang bersifat kontra produktif, seperti membanggakan diri sendiri di atas orang lain. **Mengagungkan diri** secara berlebihan dapat menyebabkan orang lain merasa tidak nyaman dan tidak memiliki rasa hormat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **mengagungkan diri** dalam kalimat yang alami: * Saya tidak suka orang yang **mengagungkan diri** sendiri di atas orang lain. * Dialah orang yang **mengagungkan diri** dengan keberhasilannya dalam karirnya. * Saya merasa tidak nyaman melihat orang yang **mengagungkan diri** secara berlebihan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **mengagungkan diri** masih sering digunakan untuk menggambarkan perilaku yang bersifat kontra produktif. Namun, dalam konteks positif, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang bersifat proaktif dan motivatif. Dalam budaya Indonesia modern, **mengagungkan diri** bukan hanya tentang membanggakan diri sendiri, tetapi juga tentang meningkatkan nilai dan reputasi diri sendiri dengan melakukan hal-hal yang positif.