Arti Kata "mesem" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mesem" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mesem

me·sem /mésem/ v tersenyum: perempuan itu -- saja, tidak mau menjawab pertanyaan saya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mesem"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "mesem" dalam Kalimat

1.Ia me-sem saat mendengar kabar baik tentang promosinya di tempat kerja.
2.Pengajar me-sem saat berbicara dengan murid yang baru saja menemukan jawaban yang tepat.
3.Dia me-sem sendiri saat melihat foto lama bersama teman-teman masa kecil.
4.Pada saat itu, perempuan itu me-sem dan menyingkapkan wajahnya yang cantik.
5.Rasa bangga me-sem di wajahnya karena anaknya telah mendapat tawaran beasiswa.

πŸ“š Artikel terkait kata "mesem"

Mengenal Kata 'mesem' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mesem" - Cara Senyum Perempuan yang Tak Kunjung Membuka Hati

Kata "mesem" adalah ekspresi yang sering digunakan dalam bahasa sehari-hari, terutama dalam interaksi antara perempuan dan lelaki. Dalam arti resmi, "meΒ·sem /mΓ©sΓ©m/ v" berarti tersenyum, tetapi dalam konteks sosial, kata ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan perempuan yang tak kunjung membuka hati atau tidak mau menjawab pertanyaan. Dalam sejarah, kata "mesem" memiliki makna yang lebih luas, yaitu menggambarkan perempuan yang memiliki wajah yang tampan, tetapi hatinya yang keras. Namun, dalam bahasa sehari-hari, kata ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan perempuan yang sulit dihampiri atau tidak mau membuka diri. Mesem dalam kehidupan sehari-hari sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti "Perempuan itu mesem saja, tidak mau menjawab pertanyaan saya," atau "Dia mesem karena tidak bisa menangkap maksudnya." Dalam beberapa kalimat, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan perempuan yang memiliki sifat tertentu, seperti "Perempuan itu mesem dan penyendiri." Kata "mesem" juga memiliki relevansi dalam kebudayaan Indonesia modern, terutama dalam konteks interaksi antara laki-laki dan perempuan. Dalam beberapa budaya, perempuan dianggap sebagai makhluk yang lebih lembut dan sensitif, sehingga mereka sering digambarkan sebagai mesem atau perempuan yang sulit dihampiri. Namun, dalam beberapa kasus, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perempuan yang memiliki sifat yang lebih kuat dan tegas, seperti "Dia mesem tapi tidak lemah."