Arti Kata "neuralgia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "neuralgia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

neuralgia

neu·ral·gia /néuralgia/ a Dok nyeri yg timbul sewaktu-waktu di daerah saraf perasa; nyeri urat saraf

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "neuralgia"

📝 Contoh Penggunaan kata "neuralgia" dalam Kalimat

1.Pada hari itu, aku mengalami nyeri akibat neuralgia yang sangat menyakitkan.
2.Dia menderita neuralgia selama beberapa tahun terakhir dan harus minum obat untuk mengurangi gejala.
3.Seorang dokter mengatakan bahwa nyeri neuralgia bisa disebabkan oleh tekanan pada saraf perifer.
4.Pada malam hari, aku merasa nyeri di bagian tubuh yang sama, dan aku tahu itu adalah neuralgia lagi.
5.Pengobatan neuralgia melibatkan penggunaan obat-obatan dan teknik relaksasi untuk mengurangi rasa sakit.

📚 Artikel terkait kata "neuralgia"

Mengenal Kata 'neuralgia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Neuralgia" - Pengertian dan Contoh Penggunaan

Kata neuralgia sering digunakan dalam konteks medis untuk menggambarkan nyeri yang timbul pada saraf perasa. Namun, tidak banyak orang yang mengetahui makna dan konteks historis dari kata ini. Dalam bahasa Latin, kata neuralgia berasal dari kata "neuron," yang berarti saraf. Sejak abad ke-19, kata ini telah digunakan dalam dokteran untuk menggambarkan nyeri yang terkait dengan gangguan saraf. Dalam kehidupan sehari-hari, kata neuralgia sering digunakan untuk menggambarkan nyeri yang tidak biasa dan tidak dapat dijelaskan. Misalnya, "Saya merasa neuralgia di bagian belakang kepala setelah mengalami kecelakaan." Atau, "Saya mengalami neuralgia di lengan setelah melakukan olahraga yang intens." Contoh lainnya adalah, "Ketika saya mengalami neuralgia di wajah, saya langsung menuju ke dokter untuk memeriksa apa yang terjadi." Dalam budaya Indonesia modern, neuralgia seringkali terkait dengan masalah kesehatan mental. Orang-orang sering mengalami neuralgia di bagian kepala atau leher sebagai gejala dari stres atau kecemasan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala neuralgia dan mencari bantuan medis jika perlu. Dengan demikian, kita dapat menjaga kesehatan mental dan fisik kita dengan lebih baik.