Arti Kata "obrak-abrik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "obrak-abrik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

obrak-abrik

ob·rak-ab·rik ? ubrak-abrik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "obrak-abrik"

📝 Contoh Penggunaan kata "obrak-abrik" dalam Kalimat

1.Kerja konstruksi di lapangan terlihat obrak-abrik, tanpa perencanaan yang matang.
2.Pertandingan olahraga yang dimulai dengan obrak-abrik tidak menarik bagi penonton.
3.Bapak tersebut sering mengatakan bahwa rumahnya obrak-abrik setelah hujan.
4.Dalam proses pembelajaran, siswa harus tetap fokus dan tidak membuat obrak-abrik.
5.Kantor baru kita masih berantakan karena masih dalam proses obrak-abrik.

📚 Artikel terkait kata "obrak-abrik"

Mengenal Kata 'obrak-abrik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "obrak-abrik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "obrak-abrik" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam konteks mengacu pada kegiatan memecahkan atau merusak sesuatu. Dalam arti resmi, kata ini memiliki makna yang lebih spesifik, yaitu "obrak-abrik" dengan ketentuan bahwa "r" di awal kata mengalami perubahan menjadi "b" dan di akhir kata mengalami perubahan menjadi "k" atau "rik" dalam beberapa konteks tertentu. Kata "obrak-abrik" memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Pada masa lalu, kata ini sering digunakan dalam konteks perang atau konflik, di mana pasukan musuh melakukan kegiatan merusak atau memecahkan milik lawan. Dalam konteks ini, kata "obrak-abrik" memiliki makna yang sangat negatif dan mengandung konotasi kekerasan. Namun, dalam konteks modern, kata "obrak-abrik" memiliki makna yang lebih luas dan kompleks. Dalam konteks ini, kata ini dapat mengacu pada kegiatan merusak atau memecahkan sesuatu yang tidak perlu atau tidak berguna. Misalnya, "Ia melakukan **obrak-abrik** di dapur karena tidak mau membersihkan" atau "Kita harus menghindari **obrak-abrik** di lingkungan karena dapat menyebabkan kerusakan". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "obrak-abrik" memiliki relevansi yang sangat erat dengan kegiatan merusak atau memecahkan sesuatu. Dalam konteks ini, kata ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk kita untuk selalu menjaga dan melestarikan apa yang kita miliki. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu menggunakan kata "obrak-abrik" dengan bijak dan tepat, serta menghindari kegiatan merusak atau memecahkan sesuatu yang tidak perlu atau tidak berguna.