Arti Kata "para" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "para" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

para

1pa·ra p kata penyerta yg menyatakan, pengacuan ke kelompok: -- tamu mulai berdatangan

2pa·ra n karet; getah (perca): (per)kebun(an) --

3pa·ra n, pa·ra-pa·ra n 1 anyaman bambu dsb tempat menaruh perkakas dapur; pagu; 2 rak untuk menjemur ikan; 3 rak atau jala untuk menaruh barang-barang (di kereta api)

4pa·ra kp parasut

5pa·ra n 1 prajurit dl kesatuan angkatan udara; 2 kesatuan angkatan udara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "para"

📝 Contoh Penggunaan kata "para" dalam Kalimat

1.para tamu mulai berdatangan ke acara pernikahan kami.
2.Dalam suatu kuliah, para dosen membahas tentang teori fisika modern.
3.para pelaku korupsi harus diadili oleh Mahkamah Konstitusi.
4.para siswa sekolah dasar melakukan pelajaran olahraga di lapangan bola basket.
5.para ahli ilmuwan sedang melakukan penelitian tentang sifat-sifat alami bumi.

📚 Artikel terkait kata "para"

Mengenal Kata 'para' - Inspirasi dan Motivasi

Penggunaan Kata "Para" dalam Bahasa Indonesia

Kata "para" merupakan kata penyerta yang menyatakan pengacuan ke kelompok. Dalam sejarah bahasa Indonesia, kata "para" berasal dari bahasa Belanda, yaitu "de" yang berarti "orang-orang" atau "orang". **Makna dan Konteks** Kata "para" sering digunakan untuk mengacu pada sekelompok orang, seperti "para tamu" atau "para pekerja". Makna umumnya adalah mengacu pada orang-orang yang memiliki kesamaan, seperti profesi, status, atau kepentingan. Dalam konteks sosial, kata "para" sering digunakan dalam kalimat formal atau resmi, seperti dalam pidato, laporan, atau surat. **Contoh Penggunaan** Contoh penggunaan kata "para" dalam kalimat alami adalah: - "Para tamu mulai berdatangan sejak pagi hari." - "Para pekerja diharapkan untuk meningkatkan produktivitas mereka." - "Para siswa diharapkan untuk menyelesaikan tugas mereka dengan baik." Dalam contoh-contoh di atas, kata "para" digunakan untuk mengacu pada sekelompok orang yang memiliki kesamaan, seperti tamu, pekerja, atau siswa. **Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari** Kata "para" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks budaya, kata "para" sering digunakan dalam kalimat formal atau resmi, seperti dalam pidato, laporan, atau surat. Selain itu, kata "para" juga digunakan dalam konteks keagamaan, seperti dalam doa atau syukur. Dalam konteks ini, kata "para" digunakan untuk mengacu pada Tuhan YME atau dewa-dewa dalam agama-agama tradisional.