Arti Kata "paranoid" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paranoid" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paranoid

pa·ra·no·id a ditandai dr atau menyerupai paranoia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paranoid"

📝 Contoh Penggunaan kata "paranoid" dalam Kalimat

1.Dia memiliki perilaku paranoid karena selalu merasa bahwa orang lain ingin membunuhnya.
2.Sang psikolog menegaskan bahwa orang dengan penyakit paranoid harus mendapat perawatan mental yang serius.
3.Dalam novel tersebut, tokoh utamanya menderita paranoid dan sering melihat makhluk gaib di sekitarnya.
4.Mahasiswa yang baru saja menerima nilai buruk merasa paranoid dan merasa bahwa dosen tersebut membencinya.
5.Penelitian menunjukkan bahwa beberapa orang dengan kondisi paranoid memiliki keturunan yang lebih rentan terhadap penyakit mental.

📚 Artikel terkait kata "paranoid"

Mengenal Kata 'paranoid' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Paranoid" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "paranoid" pertama kali muncul pada abad ke-19 sebagai istilah dalam psikologi untuk menggambarkan kondisi mental seseorang yang memiliki pikiran yang terobsesi dan menyerupai paranoia. Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan orang yang memiliki kecenderungan untuk melihat diri sendiri sebagai korban atau menjadi korban konspirasi. Dalam budaya modern, kata ini telah berkembang untuk digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti perilaku yang ekstrem atau irasional. Penggunaan kata "paranoid" dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut. Misalnya, seseorang yang selalu mencurigai orang di sekitarnya dan berpikir bahwa mereka sedang mengintai atau mengancamnya dapat digambarkan sebagai paranoid. Atau, seseorang yang memiliki kecenderungan untuk menganggap diri sendiri sebagai korban kekerasan atau penipuan juga dapat digambarkan sebagai paranoid. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak rasional atau ekstrem. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "paranoid" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak rasional atau ekstrem dalam konteks digital, seperti seseorang yang terus-menerus mengklaim bahwa mereka sedang diserang oleh hacker atau malware. Dalam konteks sosial, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak toleran atau tidak terbuka terhadap pendapat yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks dari kata "paranoid" agar kita dapat menggunakan kata ini dengan tepat dan tidak salah paham.