Arti Kata "parau" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "parau" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

parau

pa·rau a serak; garau (tt suara): akibat sakit flu suaranya --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "parau"

📝 Contoh Penggunaan kata "parau" dalam Kalimat

1.Saya merasa parau setelah menderita flu selama beberapa hari.
2.Pengajar meminta siswa untuk mengucapkan kata-kata dengan benar agar tidak parau.
3.Dalam film tersebut, aktor memiliki suara parau yang membuat penonton terganggu.
4.Saya harus berbicara dengan pelan agar suaraku tidak terlalu parau saat berbicara di depan umum.
5.Karena kelelahan, suaranya parau dan tidak lagi jelas saat berbicara dengan teman.

📚 Artikel terkait kata "parau"

Mengenal Kata 'parau' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Parau" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "parau" memiliki makna umum sebagai suara yang lemah atau serak akibat sakit flu. Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak jelas atau sulit didengar. Dalam masyarakat tradisional, kata "parau" juga digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak stabil atau tidak pasti.

Contoh Penggunaan Kata "Parau"

Kata "parau" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan suara yang lemah atau sulit didengar. Contoh, "Saya merasa **parau** setelah sakit flu beberapa hari lalu." Atau, "Suara musik yang **parau** membuat saya tidak bisa menikmatinya." Contoh lain, "Saya tidak bisa mendengar apa yang dia katakan karena suaranya **parau**."

Relevansi Kata "Parau" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "parau" masih digunakan untuk menggambarkan suara yang lemah atau sulit didengar. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini juga digunakan dalam konteks hiburan, seperti lagu atau musik yang memiliki suara **parau**. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks medis, seperti untuk menggambarkan kondisi **parau** yang dialami oleh seseorang setelah sakit flu.