Arti Kata "pekis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pekis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pekis

pe·kis, me·me·kis v mengeluarkan perkataan yg pedas (menghinakan, menistakan, menantang, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pekis"

📝 Contoh Penggunaan kata "pekis" dalam Kalimat

1.Di depan warga, bupati menuding kekurangan itu pada dinas pemuda dan olahraga.
2.Pengamat politik menuding bahwa keputusan itu hanya untuk memenangkan pihak tertentu saja.
3.Dalam pidatonya, mantan presiden menuding adanya penyalahgunaan kekuasaan oleh beberapa pejabat.
4.Setelah mendengar komentar itu, si anak langsung membalas dengan nada yang pedas.
5.Dalam buku sejarah, peristiwa besar itu dipe·kis oleh penulis sebagai contoh pemerintahan yang gagal.

📚 Artikel terkait kata "pekis"

Mengenal Kata 'pekis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pekis" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pekis" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan seseorang yang mengeluarkan perkataan pedas, menghinakan, menistakan, atau menantang. Makna ini memang sangat relevan dengan konteks sosial dan budaya Indonesia modern. Dalam sejarah, kata "pekis" telah digunakan sebagai salah satu bentuk kritik sosial, yaitu dengan mengungkapkan kebenaran yang sulit didengar atau dihadapi oleh masyarakat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "pekis" dalam kalimat yang alami: - "Dia punya kebiasaan yang agak pekis dalam menilai orang lain, namun hal ini juga membuatnya menjadi orang yang tidak mudah terpengaruh." - "Dia mengatakan pekis kepada bosnya, tapi akhirnya bosnya tidak terlalu marah dan malah menghargai keberanian anak buahnya tersebut." - "Dia punya sifat yang pekis, tapi dengan sifat itu, dia juga menjadi orang yang sukses dan dihormati." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pekis" memiliki relevansi yang cukup signifikan. Orang-orang yang memiliki sifat pekis seringkali dianggap sebagai orang yang berani dan memiliki visi yang jelas. Namun, sifat ini juga dapat membuat mereka menjadi orang yang sulit bekerja sama atau memiliki hubungan yang harmonis dengan orang lain.