Arti Kata "pelampung alur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelampung alur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelampung alur

istilah pelayaran pelampung yang dipasang untuk memisahkan alur pelayaran masuk dan keluar pelabuhan atau terusan (kanal)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelampung alur"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelampung alur" dalam Kalimat

1.Penggunaan pelampung alur sangat penting dalam navigasi kapal di pelabuhan.
2.Bulan lalu, pemerintah memutuskan untuk memperbarui pelampung alur di pelabuhan utama.
3.Pada saat itu, kapal penumpang harus berhati-hati melewati pelampung alur yang masih baru.
4.Dalam perjalanan laut ke Kepulauan Riau, kapal harus memasuki pelabuhan dengan melintasi pelampung alur.
5.pelampung alur ini memungkinkan kapal untuk memisahkan alur pelayaran masuk dan keluar pelabuhan dengan lebih efektif.

📚 Artikel terkait kata "pelampung alur"

Mengenal Kata 'pelampung alur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pelampung Alur" - Pintu Masuk dan Keluar Pelabuhan

Dalam dunia pelayaran, terdapat banyak istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai aspek navigasi laut. Salah satu contoh istilah tersebut adalah pelampung alur, yang memiliki makna spesifik dalam konteks pelayaran. Istilah ini merujuk pada pelampung yang dipasang untuk memisahkan alur pelayaran masuk dan keluar pelabuhan atau terusan (kanal). Dengan demikian, pelampung alur berfungsi sebagai pengatur lalu lintas kapal dan memastikan keselamatan pelayaran. Historisnya, pelampung alur telah digunakan sejak zaman dahulu untuk membantu navigasi kapal yang berlabuh di pelabuhan. Dalam waktu lampau, pelabuhan sering kali menjadi tempat bagi kapal-kapal yang membawa barang-barang berharga, sehingga perlu adanya sistem yang efektif untuk mengatur lalu lintasnya. Dengan demikian, pelampung alur menjadi salah satu komponen penting dalam sistem navigasi laut yang telah dikembangkan sejak lama. Pelampung alur juga digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Misalnya, "Kapal yang akan berlabuh di Pelabuhan Jakarta harus melewati pelampung alur sebelum mendatangi dermaga." Atau, "Pelabuhan yang tidak memiliki pelampung alur akan sulit untuk mengatur lalu lintas kapal yang berlabuh." Dengan demikian, pentingnya pelampung alur dalam kehidupan sehari-hari semakin jelas. Dalam kehidupan sehari-hari, pelampung alur bukan hanya penting bagi pelayaran, tetapi juga memiliki relevansi dalam kebudayaan Indonesia modern. Misalnya, kehadiran pelampung alur di pelabuhan dapat menjadi simbol kegiatan ekonomi dan perdagangan yang aktif di suatu wilayah. Selain itu, pelampung alur juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi para arsitek dan insinyur yang terlibat dalam desain dan pengembangan infrastruktur pelabuhan.