Arti Kata "perang mendada" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perang mendada" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perang mendada

perang seorang lawan seorang; perang tanding

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perang mendada"

📝 Contoh Penggunaan kata "perang mendada" dalam Kalimat

1.Selama perang mendada antara keduanya, pasukan tidak menembakkan granat ke arah musuh.
2.Pertandingan sepak bola itu sangat menarik, seperti perang mendada antara pemain lawan.
3.Dalam sejarah, perang mendada antara dua raja besar telah menciptakan legenda abadi.
4.Para petinju profesional telah melatih keras untuk menghadapi perang mendada di ring olahraga.
5.Di zaman dulu, perang mendada antara pedang dan pedang adalah bentuk pertarungan yang paling menakjubkan.

📚 Artikel terkait kata "perang mendada"

Mengenal Kata 'perang mendada' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Perang Mendada" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, **perang mendada** memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu perang seorang lawan seorang atau perang tanding. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan pertarungan fisik atau mental antara dua orang yang memiliki kemampuan yang setara. Dalam konteks sejarah, **perang mendada** sering dilakukan oleh para penguasa maupun pejuang yang ingin menentukan siapa yang lebih berkuasa atau memiliki kemampuan yang lebih tinggi. **Perang mendada** tidak hanya terjadi di masa lalu, tetapi juga masih sering dilakukan di masa kini. Contoh yang paling populer adalah pertarungan antara dua atlet atau pemain yang berkompetisi untuk mencapai puncak karir mereka. Dalam konteks ini, **perang mendada** bukan hanya tentang mengalahkan lawan, tetapi juga tentang meningkatkan kemampuan diri sendiri. Contoh lain adalah kalimat "Dia menghadapi **perang mendada** dengan pemain yang lebih berpengalaman untuk memenangkan gelar juara". Dalam kehidupan sehari-hari, **perang mendada** juga dapat terjadi dalam bentuk yang lain. Misalnya, seseorang dapat menghadapi **perang mendada** dengan teman yang memiliki opini berbeda tentang suatu hal. Dalam hal ini, **perang mendada** bukan hanya tentang mengalahkan lawan, tetapi juga tentang memahami sudut pandang mereka dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi diri sendiri. Dalam budaya Indonesia modern, **perang mendada** masih sering digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk meningkatkan kemampuan diri sendiri dan mencapai puncak kesuksesan.