Arti Kata "plinteng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "plinteng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

plinteng

plin·teng n katapel

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "plinteng"

📝 Contoh Penggunaan kata "plinteng" dalam Kalimat

1.Ketika melakukan pembangunan gedung, perlu memasang katapel atau plinteng untuk menjaga keamanan bangunan.
2.Pada acara olahraga, para atlet menggunakan katapel atau plinteng untuk memantulkan bola atau batu.
3.Dalam proses pembuatan patung, seniman menggunakan plinteng untuk memantulkan cahaya dan membuat efek hiasan.
4.Pada zaman dahulu, plinteng digunakan sebagai alat perang untuk melempar batu atau benda lainnya ke musuh.
5.Pada kontes memanah, peserta harus mengikat katapel atau plinteng pada busur untuk melempar anak panah.

📚 Artikel terkait kata "plinteng"

Mengenal Kata 'plinteng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "plinteng" - Fungsi Katapel yang Unik

Kata "plinteng" mungkin tidak terdengar familiar bagi sebagian orang, tetapi bagi mereka yang pernah bermain di lapangan sepak bola atau bermain dengan katapel, kata ini mungkin sudah tidak asing lagi. Dalam bahasa Indonesia, plinteng memiliki arti sebagai katapel, yaitu alat yang digunakan untuk melemparkan benda ke udara dengan tujuan tertentu. Sejarahnya, katapel sudah dikenal sejak zaman dahulu kala dan digunakan sebagai alat permainan atau bahkan sebagai senjata dalam beberapa perang.

Contoh Penggunaan Kata "plinteng" dalam Kalimat

Pada saat saya masih sekolah, aku suka bermain sepak bola dengan teman-temanku di lapangan terbuka. Kami tidak memiliki fasilitas yang lengkap, jadi kami harus bermain dengan sangat kreatif. Saya masih ingat saat teman saya, Budi, menggunakan katapel atau plinteng untuk melemparkan bola ke udara. Bola itu sempat terbang tinggi dan menarik perhatian beberapa orang lain yang sedang menonton. Kami semua tertawa dan merasa senang karena sudah lama tidak bermain seperti itu.

Relevansi Kata "plinteng" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "plinteng" memang tidak lagi digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi masih bisa ditemukan di beberapa daerah yang memiliki tradisi atau kebudayaan yang unik. Di beberapa daerah, katapel masih digunakan sebagai alat permainan atau bahkan sebagai alat untuk melatih kemampuan melemparkan benda ke udara. Dengan demikian, kata "plinteng" masih memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting dalam masyarakat Indonesia.