Arti Kata "nukleoprotein" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nukleoprotein" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nukleoprotein

nuk·le·o·pro·te·in /nukléoprotéin/ n Kim senyawa pembentuk virus, dng penyusun asam nukleat dan protein

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nukleoprotein"

📝 Contoh Penggunaan kata "nukleoprotein" dalam Kalimat

1.Virus tersebut memiliki struktur nukleoprotein yang kompleks dan unik.
2.Dalam biologi molekuler, nukleoprotein adalah senyawa yang terdiri dari asam nukleat dan protein.
3.Ilmuwan telah berhasil mengisolasi nukleoprotein dari virus untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
4.Vaksin yang efektif akan dapat mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dengan cara mengenali nukleoprotein virus.
5.Pada tingkat sel, nukleoprotein virus dapat mengganggu proses reproduksi sel dan menyebabkan infeksi.

📚 Artikel terkait kata "nukleoprotein"

Mengenal Kata 'nukleoprotein' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "nukleoprotein" - Senyawa Pembentuk Virus

Kata "nukleoprotein" sering kali muncul dalam diskusi ilmiah terkait virus dan patogen lainnya. Secara umum, nukleoprotein merupakan senyawa yang terbentuk dari gabungan asam nukleat dan protein. Dalam konteks historis, penemuan nukleoprotein merupakan salah satu penemuan penting dalam bidang biologi molekuler, yang membantu meningkatkan pemahaman tentang struktur dan fungsi virus. Dalam kehidupan sehari-hari, kata nukleoprotein sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Virus yang menyebabkan influenza memiliki struktur nukleoprotein yang kompleks." Dalam penelitian, nukleoprotein sering kali digunakan sebagai target untuk pengembangan vaksin dan obat antivirus. Selain itu, nukleoprotein juga dapat digunakan sebagai indikator untuk mendeteksi adanya virus dalam sampel. Dalam budaya Indonesia modern, pengetahuan tentang nukleoprotein memiliki relevansi yang signifikan. Dengan kemajuan teknologi, penelitian tentang nukleoprotein dapat membantu mengembangkan vaksin dan obat antivirus yang lebih efektif. Selain itu, pengetahuan tentang nukleoprotein juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi dan kesehatan. Dengan demikian, kata nukleoprotein dapat dianggap sebagai senyawa yang tidak hanya penting dalam bidang ilmiah, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.