Arti Kata "pradana" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pradana" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pradana

pra·da·na n dana yg disediakan pd awal kegiatan; dana permulaan: debitur yg menginginkan KPR-BTN diwajibkan memiliki tabungan -- minimal Rp300.000,00

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pradana"

📝 Contoh Penggunaan kata "pradana" dalam Kalimat

1.Pemerintah menetapkan pradana sebesar Rp500.000,00 untuk dana awal pembangunan jalan.
2.Saya harus memiliki pradana minimal Rp300.000,00 untuk membeli rumah.
3.Dalam novel tersebut, pradana adalah simbol kemakmuran dan kebahagiaan.
4.Siswa harus memiliki pradana yang cukup untuk membeli buku sekolah.
5.Dalam konteks bisnis, pradana adalah dana yang disediakan pada awal kegiatan untuk memulai operasional.

📚 Artikel terkait kata "pradana"

Mengenal Kata 'pradana' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pradana" - Awal yang Tepat untuk Sukses

Kata "pradana" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks ekonomi, pradana merujuk pada dana permulaan yang disediakan pada awal kegiatan. Ini berarti bahwa seseorang atau organisasi harus memiliki pradana yang cukup untuk memulai proyek atau kegiatan mereka. Konsep ini sangat penting dalam dunia bisnis dan keuangan. Dalam prakteknya, pradana dapat berupa tabungan atau pinjaman yang disediakan untuk membiayai awal kegiatan. Misalnya, jika seseorang ingin membeli rumah dengan menggunakan KPR-BTN, mereka harus memiliki pradana minimal Rp300.000,00. Ini berarti bahwa mereka harus memiliki dana yang cukup untuk memulai proses pembelian rumah. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep pradana sangat relevan. Ketika kita memulai suatu proyek atau kegiatan, kita harus memiliki pradana yang cukup untuk memastikan kesuksesan. Ini berarti bahwa kita harus berhati-hati dalam mengelola keuangan kita dan memiliki rencana yang jelas untuk mengembangkan pradana kita. Dengan demikian, kita dapat memulai kegiatan kita dengan percaya diri dan meningkatkan kesempatan untuk mencapai kesuksesan.