Arti Kata "protes" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "protes" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

protes

pro·tes /protés/ n pernyataan tidak menyetujui, menentang, menyangkal, dsb: sebagian orang melancarkan kecaman pedas dan -- keras;
mem·pro·tes v menyatakan tidak setuju, menyangkal, dsb; menentang: mereka melancarkan aksi mogok makan untuk ~ penahanan tanpa peradilan;
pem·ro·tes n orang yg memprotes

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "protes"

📝 Contoh Penggunaan kata "protes" dalam Kalimat

1.Rakyat mengecam dan memprotes kebijakan pemerintah yang tidak adil.
2.Mahasiswa melancarkan aksi mogok makan untuk memprotes penahanan tanpa peradilan.
3.Ibu mengekspresikan kemarahan dan memprotes keputusan anaknya untuk berhenti menempuh pendidikan.
4.Dalam novel itu, tokoh utama memprotes sistem sosial yang diskriminatif terhadap kaum minoritas.
5.Pemerintah harus memahami dan memprotes kekerasan terhadap hak-hak sipil warga yang meluas saat ini.

📚 Artikel terkait kata "protes"

Mengenal Kata 'protes' - Inspirasi dan Motivasi

Understanding Protes: Makna dan Konteks yang Kompleks

Pernyataan tidak menyetujui atau menentang sering kali diungkapkan dalam bentuk **protes**. Kata ini memiliki makna yang luas, tidak hanya terkait dengan tindakan fisik, tetapi juga dengan pernyataan verbal atau emosional. Dalam konteks sejarah, **protes** sering kali diasosiasikan dengan gerakan perlawanan terhadap pemerintah atau otoritas. Dalam masyarakat modern, **protes** dapat diungkapkan melalui berbagai cara, dari aksi damai seperti demonstrasi atau mogok makan, hingga tindakan lebih agresif seperti kerusuhan atau vandalisasi. Namun, **protes** juga dapat diungkapkan dalam bentuk pernyataan verbal, seperti kecaman pedas terhadap kebijakan pemerintah atau pernyataan penolakan terhadap suatu keputusan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **protes** dalam kalimat yang alami: - "Pemerintah harus mendengarkan **protes** warga, bukan menindas mereka." - "Gerakan **protes** melawan perubahan iklim telah meningkatkan kesadaran masyarakat." - "Pengadilan harus menghakimi keputusan yang menyebabkan **protes** masyarakat." Dalam kehidupan sehari-hari, **protes** dapat diungkapkan dalam berbagai cara, dari aksi individual hingga gerakan massal. Dalam budaya Indonesia modern, **protes** sering kali diasosiasikan dengan kesadaran sosial dan kepedulian terhadap isu-isu penting. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks **protes** agar dapat mengikuti dan berpartisipasi dalam gerakan perlawanan yang sah.