Arti Kata "putus runut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "putus runut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

putus runut

kehilangan jejak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "putus runut"

📝 Contoh Penggunaan kata "putus runut" dalam Kalimat

1.Selama misi antariksa, peluncur roket putus runut karena kerusakan pada sistem navigasi.
2.Pada hari itu, saya putus runut dengan jalur yang dituju dan terpaksa berbelok ke jalan lain.
3.Pada novel tersebut, tokoh utama putus runut dari grupnya dan menjadi orang yang berbeda.
4.Murid tersebut putus runut dengan teman-temannya setelah berbeda pendapat dalam diskusi.
5.Setelah hujan, banyak jalan yang putus runut dan terlihat berantakan.

📚 Artikel terkait kata "putus runut"

Mengenal Kata 'putus runut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "putus runut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "putus runut" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan situasi ketika seseorang kehilangan jejak atau tidak dapat melacak seseorang atau sesuatu. Konsep ini memiliki akar sejarah yang kaya, terinspirasi dari kebiasaan para penjelajah dan pelaut yang menggunakan jejak binatang untuk menavigasi dan menemukan jalan kembali ke kampung halaman mereka. Dalam konteks sosial, kata "putus runut" dapat digunakan untuk menggambarkan kehilangan kontak dengan seseorang yang sangat penting dalam kehidupan kita. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "putus runut" dalam kalimat yang alami: - Setelah beberapa hari, saya tidak bisa menemukan jejaknya, dan saya merasa sedang **putus runut**. - Saya tidak tahu apa yang terjadi, tapi saya merasa saya sedang **putus runut** dalam kehidupan ini. - Setelah perjanjian itu dibatalkan, saya merasa sedang **putus runut** dan tidak tahu apa yang harus saya lakukan selanjutnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "putus runut" dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai situasi, seperti kehilangan kontak dengan seseorang yang sangat penting, kehilangan arah dalam hidup, atau kehilangan motivasi untuk terus maju. Dalam budaya Indonesia modern, kata "putus runut" dapat digunakan sebagai inspirasi untuk kembali menemukan diri sendiri dan melanjutkan perjalanan hidup dengan lebih yakin dan percaya diri. Dengan mengerti makna dan konteks kata "putus runut", kita dapat lebih bijak dalam menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari.