Arti Kata "rapak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rapak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rapak

ra·pak n tuntutan hak dr pihak istri krn ditinggal lama oleh suami tanpa diketahui pasti tempat suaminya berada

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rapak"

📝 Contoh Penggunaan kata "rapak" dalam Kalimat

1.Pihak istri mengajukan tuntutan hak dengan mengajukan rapak kepada hakim.
2.rapak yang diajukan oleh istri tidak dapat dipenuhi karena suami sudah meninggal dunia.
3.Dalam tradisi lama, istri yang ditinggal lama oleh suaminya sering kali mengajukan rapak untuk mendapatkan hak waris.
4.Namun, hakim menolak untuk menerima rapak istri karena tidak ada bukti yang cukup untuk mendukung klaimnya.
5.Para ahli hukum sering kali membahas tentang konsep rapak dan bagaimana cara mengatasi masalah ini dalam praktik hukum.

📚 Artikel terkait kata "rapak"

Mengenal Kata 'rapak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rapak" - Makna dan Konteks di Hidup Sehari-hari

Makna dan Konteks Sejarah Kata "rapak"

Kata "rapak" memiliki arti resmi sebagai tuntutan hak dari pihak istri karena ditinggal lama oleh suami tanpa diketahui pasti tempat suaminya berada. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan dalam masyarakat tradisional Indonesia, terutama pada zaman dahulu, ketika hubungan suami-istri masih sangat kencang dan terikat dengan adat istiadat. Pada saat itu, jika suami meninggalkan istinya tanpa alasan yang jelas, maka istri tersebut berhak untuk menuntut haknya sebagai istri yang ditinggal lama.

Contoh Penggunaan Kata "rapak" dalam Kalimat

Kata "rapak" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan situasi ketika suami meninggalkan istinya tanpa alasan yang jelas. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut: - Istri saya baru saja menerima rapak dari suaminya karena dia meninggalkan rumah tanpa alasan apa pun. - Pada zaman dahulu, jika suami meninggalkan istinya tanpa mengumumkan, maka istri tersebut berhak untuk menuntut rapak sebagai haknya. - Mereka berdua telah menyelesaikan rapak dan sekarang mereka dapat hidup bersama kembali.

Relevansi Kata "rapak" dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rapak" masih relevan digunakan dalam situasi-situasi tertentu. Misalnya, jika seseorang ditinggal lama oleh pasangannya tanpa alasan yang jelas, maka mereka berhak untuk menuntut rapak sebagai haknya. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks budaya Indonesia modern untuk menggambarkan situasi ketika seseorang merasa ditinggal lama oleh orang yang mereka cintai.