Arti Kata "rebat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rebat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rebat

re·bat v, me·re·bat v menutup jalan dng rintangan (kayu, duri, dsb); memasang duri (dng melilitkannya pd pohon supaya tidak dapat dipanjat); memagar (kebun) dng pohon-pohon dsb supaya tidak dapat dimasuki orang atau tidak dimasuki binatang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rebat"

📝 Contoh Penggunaan kata "rebat" dalam Kalimat

1.Pemilik kebun harus me-rebat area yang rawan bagi hewan liar.
2.Pemerintah memutuskan untuk me-rebat jalan untuk menghindari kecelakaan.
3.Pembuat pagar menggunakan kayu untuk me-rebat daerah yang rentan.
4.Pengusaha perkebunan mengganti sistem me-rebat dengan teknologi modern.
5.Penghuni desa meminta pemerintah untuk me-rebat area yang terkena banjir.

📚 Artikel terkait kata "rebat"

Mengenal Kata 'rebat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rebat" - Keamanan dan Perlindungan

Kata rebat sering digunakan dalam konteks keamanan dan perlindungan. Dalam arti resmi, rebat berarti menutup jalan dengan rintangan (kayu, duri, dsb) atau memasang duri untuk melindungi pohon dari binatang atau orang yang tidak berwenang. Dalam konteks sosial, rebat juga melibatkan memagar kebun atau lahan pertanian untuk melindungi mereka dari pencurian atau kerusakan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata rebat sering digunakan dalam kalimat-kalimat yang alami. Misalnya, "Petani harus rebat kebunnya dengan duri untuk melindungi hasil panennya dari hewan liar." Atau, "Pengawas taman harus rebat area yang sensitif untuk melindungi fasilitas dari vandalisme." Dalam kedua contoh tersebut, kata rebat digunakan untuk menggambarkan proses melindungi atau memagar suatu area dari ancaman atau kerusakan. Dalam kehidupan modern, kata rebat masih relevan dalam beberapa bidang, seperti pertanian, kehutanan, dan keamanan. Petani masih menggunakan rebat untuk melindungi kebun mereka dari hewan liar, sedangkan pemerintah menggunakan rebat untuk memagar area yang sensitif, seperti taman nasional atau lahan pertanian yang strategis. Dalam beberapa kasus, rebat juga digunakan sebagai metode keamanan untuk melindungi properti atau infrastruktur dari ancaman keamanan.