Arti Kata "rekonstruktif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rekonstruktif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rekonstruktif

re·kon·struk·tif /rékonstruktif/ a bersangkutan dng rekonstruksi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rekonstruktif"

📝 Contoh Penggunaan kata "rekonstruktif" dalam Kalimat

1.Pembelajaran berbasis rekonstruktif dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada siswa.
2.Dalam proses rekonstruktif, ahli sejarah mencoba menggambarkan kejadian sejarah dari sudut pandang yang berbeda.
3.Buku itu menawarkan perspektif rekonstruktif tentang peran wanita dalam sejarah perjuangan kemerdekaan.
4.Penganut mazhab historisisme berpendapat bahwa sejarah harus ditafsirkan secara rekonstruktif untuk memahami masa lalu.
5.Dalam bidang pendidikan, metode pembelajaran rekonstruktif dapat membantu siswa memahami konsep dengan lebih mendalam.

📚 Artikel terkait kata "rekonstruktif"

Mengenal Kata 'rekonstruktif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rekonstruktif" - Inspirasi dan Motivasi

Pada awalnya, kata rekonstruktif muncul dalam konteks ilmu sosial dan historis. Kata ini berkaitan dengan upaya membangun kembali atau merekonstruksi suatu struktur sosial, ekonomi, atau politik yang telah rusak atau runtuh. Dalam sejarah, rekonstruksi seringkali dilakukan setelah perang atau tragedi besar yang mengakibatkan kerusakan besar-besaran.

Contoh Penggunaan Kata "rekonstruktif" dalam Kalimat

Kata rekonstruktif dapat dipakai dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat berikut: "Pemerintah melakukan upaya rekonstruktif untuk memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam." Dalam kasus lain, "Proses rekonstruktif yang dilakukan oleh masyarakat setelah perang berlangsung selama beberapa tahun." Selain itu, "Program rekonstruktif yang dijalankan oleh organisasi non-pemerintah (ONP) telah memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat."

Relevansi Kata "rekonstruktif" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata rekonstruktif juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks budaya Indonesia modern, rekonstruktif dapat diartikan sebagai proses membangun kembali atau merekonstruksi nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip yang telah lama diabaikan atau dihilangkan. Dengan demikian, kita dapat memahami bahwa rekonstruktif bukan hanya tentang membangun kembali struktur fisik, tetapi juga tentang membangun kembali nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang lebih baik. Dengan demikian, kita dapat membangun masyarakat yang lebih baik dan lebih harmonis.