Arti Kata "rompong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rompong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rompong

rom·pong a patah atau terpotong pd ujungnya; rusak atau hilang hidungnya, giginya, dsb: giginya -- krn terantuk benda keras;
me·rom·pong·kan v memotong pd ujungnya dsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rompong"

📝 Contoh Penggunaan kata "rompong" dalam Kalimat

1.Gigi anak kecil me-rompong setelah terantuk tumbuh-tumbuhan di depan rumahnya.
2.Pengrajin kayu harus teliti saat memotong kayu agar tidak me-rompong dan rusak.
3.Dalam cerita rakyat, raja yang jahat mengancam akan me-rompong hidung salah satu prajuritnya.
4.Siswa perlu berhati-hati saat bermain dengan pisau agar tidak me-rompong jari-jari mereka.
5.Karena kecelakaan, pelopor pesawat harus mengganti sayap yang me-rompong dan rusak.

📚 Artikel terkait kata "rompong"

Mengenal Kata 'rompong' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Kata Rompong: Makna dan Konteks yang Perlu Diketahui

Kata rompong sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan kondisi suatu benda yang telah patah atau terpotong pada ujungnya. Dalam arti resmi, rompong berarti patah atau terpotong pada ujungnya, serta rusak atau hilang hidungnya, giginya, dan lain-lain. Dalam sejarah, kata rompong telah digunakan untuk menggambarkan kondisi benda yang telah mengalami kerusakan. Misalnya, jika sebuah tanduk kerbau patah pada ujungnya, maka tanduk tersebut dapat disebut rompong. Dalam konteks sosial, kata rompong juga digunakan untuk menggambarkan kondisi manusia yang telah mengalami kerusakan atau kehilangan bagian tubuhnya. Berikut beberapa contoh penggunaan kata rompong dalam kalimat yang alami: * Gigi anak saya rompong karena terantuk benda keras. * Tanduk kerbau yang rompong tidak dapat digunakan lagi untuk berburu. * Ia kehilangan hidungnya karena terluka dalam rompong. Dalam kehidupan sehari-hari, kata rompong memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, jika seseorang mengalami kecelakaan dan menghilangkan giginya, maka kemungkinan besar gigi tersebut rompong. Dalam budaya Indonesia modern, kata rompong juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti untuk menggambarkan kondisi benda yang telah mengalami kerusakan atau kehilangan bagian tubuhnya. Dalam kesimpulan, kata rompong memiliki makna yang penting dalam bahasa Indonesia, dan digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari kondisi benda hingga kondisi manusia. Dengan memahami makna dan konteks rompong, kita dapat menggunakan kata tersebut dengan lebih tepat dan efektif dalam komunikasi sehari-hari.